Kompas.com - 06/05/2020, 18:21 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan sanksi tegas bagi aparatur sipil negara (ASN) yang nekat melakukan mudik selama pandemi Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat Daud Achmad menjelaskan, ada tiga kategori hukuman bagi pegawai yang memaksa untuk mudik, yakni sanksi ringan, sedang dan berat.

Baca juga: PSBB Jabar Dimulai Hari Ini, Petugas Dirikan 250 Pos Pemeriksaan

Kategori pertama, kata Daud, ditujukan bagi ASN yang mudik mulai 30 Maret lalu atau sebelum keluar surat edaran dari Kementerian masuk ke kategori sanksi ringan.

"Akan dihukum disiplin ringan, berupa teguran dari atasan secara lisan maupun tulisan. Ini masuk kategori satu,” kata Daud dalam konferensi pers, Rabu (6/5/2020).

Kemudian kategori kedua, ditujukan untuk ASN yang diketahui mudik pada 6 April lalu.

Daud mengatakan, hukuman ini termasuk penundaan kenaikan gaji, penundaan kenaikan pangkat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara kategori ketiga, ASN yang melakukan mudik pada 9 April atau setelah terbitnya surat, sanksinya tak jauh berbeda dengan kategori dua namun dengan level lebih berat.

"Ini hukumannya berat. Bisa, tadi (sanksi kategori dua) penundaan kenaikan pangkat, ini bisa diturunkan pangkatnya selama tiga tahun, bisa nonjob atau pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri. Ini berat," ujarnya.

Daud memastikan pemberian sanksi ini akan diterapkan pada ASN yang memaksakan diri untuk mudik.

Baca juga: PSBB Jabar Dimulai Hari Ini, Petugas Dirikan 250 Pos Pemeriksaan

 

Menurutnya, dalam masa penanganan dan pencegahan Covid-19, ASN diminta untuk memberikan contoh yang baik pada masyarakat, terutama terkait kepatuhan aturan yang dirilis pemerintah.

“Termasuk tidak mudik. Tunda dulu, setelah pandemik selesai baru kita laksanakan mudik," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X