Fakta PNS Dibunuh dan Dicor, Berawal Urusan Mobil, Racuni dengan Obat Tetes Mata, Berakhir Ancaman Seumur Hidup

Kompas.com - 06/05/2020, 16:00 WIB
Rekontruksi pembunuhan PNS Kementerian PU Apriyanita (50) oleh rekan kerjanya sendiri Yudi Tama Redianto (50). Dalam rekontruksi sebanyak 63 adegan tersebut, pembunuhan itu dilatar belakangi utang pelaku kepada korban untuk pembelian mobil sebesar Rp 145 Juta, Senin (2/12/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRARekontruksi pembunuhan PNS Kementerian PU Apriyanita (50) oleh rekan kerjanya sendiri Yudi Tama Redianto (50). Dalam rekontruksi sebanyak 63 adegan tersebut, pembunuhan itu dilatar belakangi utang pelaku kepada korban untuk pembelian mobil sebesar Rp 145 Juta, Senin (2/12/2019).

KOMPAS.com- Kasus pembunuhan sadis PNS Kementerian PU Apriyanita di Palembang bergulir hingga pembacaan tuntutan kepada dua terdakwa, Mgs Yudi Thama Redianto (41) dan Ilyas Kurniawan (26).

Keduanya menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Palembang, Selasa (5/5/2020).

Tuntutan disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang, Murni.

Baca juga: Cerita Sidang Pembunuhan Hakim PN Medan: Sempat Molor gara-gara Saksi Kesasar

Ancaman penjara seumur hidup

Penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel menggelar rekontruksi pembunuhan PNS Kementerian PU Apriyanita di TPU Kandang Kawat, Palembang. Pelaku utama yakni Yudi Tama Redianto memperagakan 63 adegan sebelum menghabisi nyawa korban, Senin (2/12/2019).KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA Penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel menggelar rekontruksi pembunuhan PNS Kementerian PU Apriyanita di TPU Kandang Kawat, Palembang. Pelaku utama yakni Yudi Tama Redianto memperagakan 63 adegan sebelum menghabisi nyawa korban, Senin (2/12/2019).
Kedua terdakwa dituntut mendapatkan hukuman penjara seumur hidup.

"Menuntut kedua terdakwa agar majelis hakim menjatuhkan pidana masing-masing dengan penjara seumur hidup. Hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa sangat kejam," kata Murni dalam dakwaannya.

Dia menilai perbuatan kedua terdakwa terbilang sadis dan terbukti melanggar pasal 340 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tindakan mereka dinilai sadis karena tidak sekadar membunuh, namun juga sampai mengecor mayat untuk menghilangkan jejak.

Baca juga: Misteri Mayat Perempuan Berdaster Motif Bunga Mengapung di Sungai, Ada Luka di Wajah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X