Pemudik yang Dikarantina di GOR Satria Meningkat, Pemkab Banyumas Buka Dapur Umum

Kompas.com - 06/05/2020, 15:21 WIB
Dapur umum di tempat karantina kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. DOK HUMAS PEMKAB BANYUMASDapur umum di tempat karantina kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 membuka dapur umum di tempat karantina kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah sejak Selasa (5/5/2020).

"Dapur umum dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan makan para peserta karantina di kompleks GOR Staria yang jumlahnya terus meningkat," kata Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat dihubungi, Rabu (6/5/2020).

Sadewo mengatakan dapur umum tersebut sebagai upaya penghematan anggaran. Selain itu untuk memastikan menu makanan agar sesuai dengan standar gizi yang direkomendasi dari Dinas Kesehatan.

"Sebelumnya untuk kebutuhan makan kita beli dari rumah makan, tapi karena jumlahnya semakin banyak orang yang dikarantina, maka kita buka dapur umum," ujar Sadewo.

Baca juga: Cerita Pemudik yang Dikarantina di GOR Satria Purwokerto: Dingin, Enggak Bisa Tidur

Sejak dioperasikan, tercatat sedikitnya 301 orang pemudik yang menjalani karantina di kompleks GOR Satria.

Rinciannya, sebanyak 154 orang telah dipulangkan dan 207 orang masih menjalani karantina.

Sadewo menambahkan, operasional dapur umum tersebut melibatkan personil TNI dari Kodim 0701/ Banyumas, Polresta Banyumas dan relawan dari berbagai unsur.

Baca juga: Nekat Mudik ke Banyumas, Pemudik Akan Dikarantina di GOR Satria

Sementara itu, Pasiter Kodim 0701/ Banyumas Kapten Inf Putut Widodo selaku pelaksana dapur umum mengatakan, dapur umum mampu memasak 1.000 paket nasi.

"Setiap hari kami memasak dua kali, siang untuk berbuka dan malam hari untuk makan saur. Kami hanya bertugas untuk memasak karena untuk bahan makanan langsung dipasok dari BPBD," kata Putut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Regional
Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Regional
Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X