Kompas.com - 06/05/2020, 12:29 WIB
Seekor Harimau Benggala (phantera tigris) tengah berada didalam.kamdamgnya di Bandung Zoological Garden (Bazooga) atau kebun binatang Bandung. Selama penutupan di masa pandemi Bazooga melakukan efisiensi pakan satwana, apabila hingga Juli pandemi belum berakhir, Bazooga berencana memotong Rusa sebagai pakan Harimau. KOMPAS.COM/AGIE PERMADISeekor Harimau Benggala (phantera tigris) tengah berada didalam.kamdamgnya di Bandung Zoological Garden (Bazooga) atau kebun binatang Bandung. Selama penutupan di masa pandemi Bazooga melakukan efisiensi pakan satwana, apabila hingga Juli pandemi belum berakhir, Bazooga berencana memotong Rusa sebagai pakan Harimau.

 

Karyawan dirumahkan, tidak di-PHK

"Sementara dana kebutuhan hewan disini seluruhnya mencapai 300 juta, tentunya kita apresiasi disini karyawan tak ada di PHK dan prosesnya sebagian dirumahkan dan sebagain bekerja. Meski dirumahkan tetap dibayar," Kata Tedy.

Kondisi pandemi ini masih belum berakhir, kata Tedy, sejak Kota Bandung menetapkan kondisi darurat sejak 14 Maret kemudian PSBB yang diperpanjang dengan PSBB provinsi Rabu ini, maka sudah hampir dua bulan ini Bandung Zoo belum beroperasi.

Meski begitu, masih ada warga yang berempati dengan satwa ini, dengan datang ke Bandung Zoo untuk memberikan kebutuhan pakan seperti buah-buahan dan pakan lainnya.

"Kalau ada warga kota Bandung yang kelebihan setelah membantu sesama, maka ada yang perlu diperhatikan juga di sini seperti kebun binatang ini. Mudah-mudahan ini mengetuk pintu warga Bandung punya kelebihan harta untuk membantu," harap Tedy.

Baca juga: Wabah Corona, Kebun Binatang Medan Sepi hingga Resmi Ditutup Sebulan

Tanggapan Bandung Zoo

Sementara itu Marketing Komunikasi Sulhan Syafi'i mengatakan bahwa pihaknya akan membicarakan terlebih dahulu terkait surat permintaan dukungan tersebut.

"Nanti kita bicarakan seperti apa, kita segera bikin surat ke pemerintah kota Bandung dan Provinsi serta dewan, untuk mendapatkan bantuan. ," kata Sulhan.

Dijelaskan, sejak tutup akhir maret sampai saat ini, Bandung Zoo tetap memperhatikan kesejahteraan satwanya (animal walfare).

Meskipun Bandung zoo harus menyiasati pemberian pakan satwa seperti efisiensi jumlah makan hingga penggantian pakan dari daging sapi ke daging ayam.

"Ada beberapa kita kurangi jumlahnya, terus switch dari daging sapi ke daging ayam karena posisi daging sapi relatif mahal di banding daging ayam. Jadi kita kompensasi ke daging ayam," kata Sulhan.

Terkait penutupan, Sulhan tak mengetahui sampai kapan dilakukan. Kebun Binatang Bandung hanya mengikuti anjuran pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X