Warga di Makassar Tawuran pada Masa PSBB, Dua Orang Jadi Korban

Kompas.com - 06/05/2020, 12:19 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tawuran antar kelompok remaja di Kota Makassar kembali terjadi pada masa pembatasan sosial berskala besar ( PSBB).

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan tawuran antar kelompok terjadi di Jalan Kumala 2, Kecamatan Tamalate, Selasa (5/5/2020) malam.

Akibat tawuran ini, dua warga mengalami luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Dua orang terluka, satu terkena busur (anak panah) di perut dan satu terkena lemparan batu serta satu unit pintu kios rusak akibat lemparan batu," kata Supriady saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2020).

Baca juga: 4 Remaja di Tanjung Duren Ditangkap Polisi Saat Hendak Tawuran

Warga yang jadi korban tawuran ini adalah seorang pemuda berinisial SU (21) dan seorang ibu rumah tangga bernama Marinti (37).

SU terluka di perut sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. 

Sedangkan Marinti (37) luka di kepala dan harus dilarikan ke RSUD Haji Makassar.

Kronologis tawuran tersebut bermula ketika sekitar 10 pemuda dari salah satu kubu menyerang dengan anak pana, batu, dan bom molotov.

"(Salah satu kubu) kemudian melakukan perlawanan sehingga terjadi saling serang," ujar Edhy.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Bertambah, Pemkot Makassar Berencana Perpanjang PSBB

Tawuran tersebut berhasil diredam usai polisi mendatangi lokasi kejadian.

Dari hasil penyelidikan di lokasi tawuran, polisi mengamankan tujuh buah anak panah. 

Kini polisi masih mendalami motif tawuran tersebut dengan memeriksa beberapa saksi di sekitar lokasi. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2020

Regional
Pria Ini Bakar 2 Bangunan Penginapan, Sebelumnya Marah-marah dan Ancam Resepsionis

Pria Ini Bakar 2 Bangunan Penginapan, Sebelumnya Marah-marah dan Ancam Resepsionis

Regional
15 Pegawai Terinfeksi Covid-19, PLN Ponorogo Tetap Buka Pelayanan

15 Pegawai Terinfeksi Covid-19, PLN Ponorogo Tetap Buka Pelayanan

Regional
Penjelasan BCA Digugat Nasabah karena Deposito Rp 5,4 M Tak Cair

Penjelasan BCA Digugat Nasabah karena Deposito Rp 5,4 M Tak Cair

Regional
Pilkada Mojokerto, Pasangan 'Yoni' Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Pilkada Mojokerto, Pasangan "Yoni" Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Regional
Tidak Dibela Saat Dihajar Kakak Ipar, Perempuan Ini Pukul Ibu Kandung di Pinggir Jalan

Tidak Dibela Saat Dihajar Kakak Ipar, Perempuan Ini Pukul Ibu Kandung di Pinggir Jalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Oktober 2020

Regional
Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Layang Kelok 9 Diduga Bunuh Diri

Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Layang Kelok 9 Diduga Bunuh Diri

Regional
Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Regional
Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Regional
Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Regional
Ini Program Pasangan 'Ikbar' di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Ini Program Pasangan "Ikbar" di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Regional
Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Regional
Edy Rahmayadi Ingin Ubah Belawan seperti Tanjung Perak

Edy Rahmayadi Ingin Ubah Belawan seperti Tanjung Perak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X