Hari Pertama PSBB Jabar di Tasikmalaya, Jalan Perkotaan Langsung Sepi.....

Kompas.com - 06/05/2020, 10:52 WIB
Masa PSBB Kota Tasikmalaya mulai berlaku sejak hari ini dan langsung terlihat jalanan perkotaan sepi masyarakat serta puluhan pos dijaga aparat gabungan TNI, Polri dan Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Rabu (6/5/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAMasa PSBB Kota Tasikmalaya mulai berlaku sejak hari ini dan langsung terlihat jalanan perkotaan sepi masyarakat serta puluhan pos dijaga aparat gabungan TNI, Polri dan Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Rabu (6/5/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Tasikmalaya telah diterapkan sejak pukul 00.01 WIB, Rabu (6/5/2020) dini hari.

Sebanyak 500 petugas Polisi, TNI dan Dinas Perhubungan daerah setempat tersebar mengisi 45 pos penjagaan masuk wilayah perkotaan membuat jalanan sepi bak ditinggalkan masyarakat.

Padahal, sebelum PSBB setiap pagi biasanya masih terlihat hilir mudik mobil dan motor yang pulang dari pasar-pasar atau hanya sekadar jalan-jalan pagi.

"Kita sudah tempatkan 45 pos penjagaan perbatasan yang diisi oleh sebanyak 500 petugas tim gabungan dari TNI, Polri dan pihak Pemkot Tasikmalaya. PSBB sudah berlaku sejak dini hari tadi berlaku selama 14 hari ke depan," jelas Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, di Bale Kota Tasikmalaya pada Rabu (6/5/2020).

Baca juga: Pembentukan RT Siaga Covid-19 Bikin Warga Tasikmalaya Cepat Paham Bahaya Corona

Budi menilai, saat hari pertama pemberlakuan PSBB sekarang terlihat antuasiasme masyarakat yang selama ini mengikuti imbauan pemerintah selama masa pandemi covid-19.

Terlihat jalanan perkotaan langsung sepi dan masyarakat lebih memilih berdiam di rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Prilaku masyarakat yang taat aturan ini pun mendapatkan apresiasi masyarakat Kota Tasikmalaya, karena sejatinya warga asli Kota Tasikmalaya dinilai sangat cinta terhadap daerahnya sendiri.

"Tinggal kita, para petugas akan menyisir warga-warga atau pemudik.yang masih bandel ingin masuk Kota Tasikmalaya. Atau juga warga daerah lain yang hendak ke Kota Tasikmalaya. Kalau bandel, kita tindak, kita sanksi, kita sudah berlandaskan hukum sekarang PSBB," ungkap Budi.

Baca juga: PSBB di Kota Tasikmalaya, 9 Pasar Tetap Buka dengan Pembatasan Waktu

Sejumlah toko masih buka

Meski demikian, Budi mengaku pihaknya masih membuka beberapa pertokoan yang selama ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok serta yang bergerak di bidang lainnya seperti komunikasi dan informasi serta pelayanan dasar, keuangan dan lainnya.

Namun, pembeli dan penjual wajib mengenakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan saat berbelanja.

Jam operasional buka bagi setiap toko, supermarket atau minimarket mulai buka sejak pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB setiap harinya.

"Jadi kalau masyarakat yang hendak ke perkotaan masih bisa, dengan syarat yang sudah tentukan selama PSBB dan akan diperiksa terlebih dahulu di tiap pos penjagaan. Misalkan, motor tak boleh berboncengan, ojol hanya mengangkut barang dan mobil pribadi tak diisi lebih dari 4 orang," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, pihaknya telah menetapkan 7 pembatasan sosial selama berlakunya PSBB mulai 6 sampai 19 Mei 2020.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X