Kompas.com - 06/05/2020, 10:31 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, saat mengikuti Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, di Markas Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (20/4/2020). DOK. Humas Pemprov Jawa baratWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, saat mengikuti Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, di Markas Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (20/4/2020).

CIAMIS, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim telah menghapus Ujian Nasional 2020. Pelaksanaan UN di tengah pandemi Corona dinilai sangat berisiko bagi kesehatan siswa.

Namun meski UN 2020 telah dihapus, bantuan pemerintah provinsi Jawa Barat untuk pengadaan komputer UN tingkat SMP tetap mengalir.

Seperti halnya bantuan pengadaan komputer UN SMP di Kabupaten Pangandaran.

Berdasarkan dokumen Pergub Jawa Barat yang beredar, pemprov mengucurkan dana senilai Rp 21 miliar untuk pengadaan komputer UN SMP. Jumlah tersebut untuk seluruh SMP di Pangandaran.

Baca juga: Wagub Jabar: Lelang Sarung Rp 2,8 Miliar di Masa Pandemi Pantas Tidak?

Tetap cair

Ihwal bantuan tetap cair meski UN dihapus, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menjelaskan, pemprov sangat fokus terhadap pembangunan pendidikan.

"Termasuk saat (pandemi) Corona ini, dana pendidikan dijaga, tidak ada pergeseran (ke pos lain)," jelas Uu saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (5/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dana pendidikan, kata Uu, berbeda dengan dana pembangunan infrastruktur atau dana perjalanan dinas yang masih bisa digeser di saat pandemi corona ini.

Dia menjelaskan bantuan yang semaksimal mungkin tidak diganggu di antaranya dana hibah, bansos, pendidikan, dan kesehatan. "Termasuk di dalamnya bantuan ke kota/kabupaten," jelas Uu.

Baca juga: Wagub Jabar Minta Tokoh Agama Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Harus direalisasikan

Bantuan komputer UN ini, lanjut Uu, sudah dianggarkan sebelumnya, sudah diketok. "Jadi tetap direlisasikan karena sudah dipergubkan," ujarnya.

Kemanfaatan komputer itu, kata Uu, nantinya bukan hanya untuk UN saja, tapi bisa untuk keperluan lainnya. Saat ini keberadaan komputer sudah jadi kewajiban untuk mencerdaskan anak bangsa.

"Dulu calistung, sekarang disamping calistung harus bisa gadget, komputer dan lainnya. Artinya kebutuhan (komputer) bukan UN saja, bisa untuk yang lain dalam rangka mencerdaskan masyarakat Jawa Barat," jelas Uu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.