Wilayah Jam Malam Diperluas, Polisi Akan Jaga Perbatasan Kota Pontianak

Kompas.com - 06/05/2020, 10:29 WIB
Salah satu perbatasan Kota Banjarmasin di Kilometer 6 ditutup total petugas gabungan menggunakan pagar besi, Selasa (28/4/2020) malam. Setiap kendaraan yang ingin keluar dan masuk Kota Banjarmasin diperintahkan memutar balik. KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARSalah satu perbatasan Kota Banjarmasin di Kilometer 6 ditutup total petugas gabungan menggunakan pagar besi, Selasa (28/4/2020) malam. Setiap kendaraan yang ingin keluar dan masuk Kota Banjarmasin diperintahkan memutar balik.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin mengatakan, selain memperpanjang uji coba jam malam sampai 14 hari ke depan, cakupan wilayah juga akan diperluas.

Sebagaimana diketahui, Kota Pontianak berbatasan langsung dengan dua kabupaten, yakni Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya.

"Selama jam malam, pukul 21.00 - 03.00 WIB, akses perbatasan kota akan ditutup atau bahasanya check point," kata Kombes Komarudin, Rabu (6/5/2020).

Baca juga: Jam Malam di Kota Pontianak Diperpanjang Selama 14 Hari

Kendati demikian, akses warga untuk berbelanja dan berjualan kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional tetap akan diberikan.

Selain itu juga ada toleransi untuk masyarakat yang keluar rumah untuk berobat dan bekerja.

"Seperti diketahui, jam 23.00 WIB di Pasar Flamboyan sudah ada orang berjualan. Mata rantai Covid-19 bisa diputus namun aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan," ujar Komarudin.

Sampai dengan saat ini, dari 73 kasus positif Covid-19 di Kalbar, 39 kasus di antaranya berada di Kota Pontianak.

Baca juga: Perekrutan Relawan Corona di Pontianak Sepi Peminat

Komarudin mengingatkan, dengan jumlah kasus sebanyak itu, Kota Pontianak sudah hampir masuk zona merah.

"Untuk kategori zona merah, dalam catatan gugus tugas apabila kasus positif lebih dari 50 kasus," terang Komarudin.

 

Diberitakan sebelumnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Pontianak, Kalimantan Barat, telah mengevaluasi terkait uji coba penerapan jam malam.

Hasilnya, penutupan jalan dan razia orang yang berada di luar rumah mulai 21.00 WIB hingga 03.00 WIB, dianggap berhasil membatasi aktivitas masyarakat.

"Berdasarkan hasil evaluasi, penerapan jam malam di Pontianak diperpanjang hingga 14 hari ke depan," kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2020).

Edi berharap, jika aktivitas warga keluar rumah berhasil ditekan, maka penyebaran virus corona atau Covid-19 juga akan bisa dikendalikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.