Ada 13 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kudus, 3 di Antaranya Dokter Spesialis

Kompas.com - 05/05/2020, 21:02 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

KUDUS, KOMPAS.com - Direktur Utama Rumah Sakit Mardi Rahayu, Kudus, Jawa Tengah, dr Pujianto menyampaikan, 13 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19 bekerja di RS Mardi Rahayu Kudus.

Menurut Pujiyanto, dari belasan tenaga kesehatan tersebut, tiga orang di antaranya berprofesi dokter spesialis.

"Dua dokter spesialis bedah, 1 dokter spesialis mikrobiologi klinik, 1 apoteker, 1 tenaga kefarmasian dan sisanya perawat dari berbagai ruangan. Total ada 13 tenaga kesehatan yang positif Covid-19," kata Pujiyanto saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/5/2020).

Baca juga: Pasien Sembuh Terbanyak, Gubernur Optimistis Sulsel Provinsi Pertama yang Deklarasi Bebas Covid-19

Dijelaskan Pujiyanto, RS Mardi Rahayu Kudus sejak 20 April 2020 hingga 29 april 2020 telah melakukan skrining menggunakan Rapid Diagnostic Test/RDT untuk seluruh karyawan.

"Total yang diskirining sebanyak 1.423 orang. Termasuk PIDI, outsourcing (kebersihan dan sekuriti), staf parkir dan staf koperasi," ungkap Pujiyanto.

Tujuan skrining ini adalah untuk menciptakan keselamatan pasien dan staf RS (patient safety dan staff safety) soal Covid-19. Staf RS yang hasil RDT-nya reaktif langsung diisolasi mandiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari proses skrining tersebut, yang RDT-nya reaktif diperiksa swab dan terdapat 13 yang swab-nya positif," katanya.

Untuk diketahui, 13 tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus dinyatakan posiif Covid-19 dari hasil pemeriksaan swab polymerase chain reaction (PCR). 

Pemerintah saat ini masih melakukan proses tracing untuk riwayat belasan tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit di Kudus tersebut.

Baca juga: Satu Pegawai Positif Covid-19, Pusat Grosir di Sleman Ditutup Sementara

Juru Bicara Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Kudus, dr Andini Aridewi,  mengatakan, belasan tenaga kesehatan yang bekerja di Kudus tersebut sebelumnya sudah menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

"Dengan penambahan 13 tenaga kesehatan yang positif Covid-19, sehingga saat ini total menjadi 37 kasus positif Covid-19. Hasilnya swab baru keluar, dan kepastian sumber harus melalui tracing," terang Andini saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Minggu (3/5/2020).

Menurut Andini, belasan tenaga kesehatan terkonfirmasi positif virus Corona tersebut kini tengah dirawat intensif di RS Mardi Rahayu Kudus dan salah satu rumah sakit di Semarang.

Meski demikian, belasan tenaga kesehatan itu kondisi kesehatannya terpantau normal, tidak menunjukkan gejala batuk, demam dan sesak napas. Mereka bahkan tidak memiliki riwayat penyakit penyerta.

"Sebelumnya mereka sedang menjalani isolasi mandiri akibat reaktif. Sudah dijemput dari rumah masing-masing untuk menjalani perawatan di rumah sakit," kata Andini.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.