Khofifah: 10 Kabupaten di Jatim Sudah Salurkan BLT Dana Desa Rp 3 Miliar untuk 5.006 KPM

Kompas.com - 05/05/2020, 15:32 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Dok. Pemprov JatimGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, KOMPAS.com - Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) senilai Rp 3 Miliar telah digelontorkan kepada 5.006 keluarga penerima manfaat (KPM) di Jawa Timur.

Penyaluran bantuan sosial tersebut dilaksanakan sejak akhir April 2020 dan merupakan pencairan dana desa pertama di Indonesia.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, BLT DD ini merupakan bantuan sosial (bansos) yang pertama kali diterima oleh keluarga terdampak Covid-19, mendahului realisasi bantuan sembako, Pra Kerja dan bansos tunai lain.

Adapun penerima BLT DD mengacu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikeluarkan Kementerian Sosial.

Baca juga: Khofifah Sediakan Kolam Ikan Lele untuk Pemulihan Psikososial Warga yang Dikarantina karena Covid-19

" Dana desa ini uangnya sudah ada di desa sehingga diharapkan pemerintah desa bisa segera menyalurkan BLT DD kepada keluarga miskin yang terdampak Covid-19, yang belum mendapatkan bantuan sembako, PKH, Pra Kerja dan bansos tunai dari Kemensos," kata Khofifah, dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2020).

Berdasarkan data dari Dinas PMD Jatim, sudah sepuluh daerah telah mulai menyalurkan BLT DD di 50 Desa untuk 5.006 KPM senilai Rp 3.003.600.000.

Sepuluh kabupaten tersebut adalah Jombang, Trenggalek, Tulungagung, Malang, Lumajang, Banyuwangi, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, dan Pamekasan.

Jumlah penyaluran BLT ini akan terus meningkat, karena banyak desa yang minggu ini menyelesaikan musyawarah desa khusus untuk realokasi dana desa dan penetapan sasaran penerima BLT DD akibat Covid 19.

"Sehingga ditargetkan minggu kedua Mei, semua desa sudah dapat menyalurkan BLT DD bulan pertama dari 3 bulan yang direncanakan," kata Khofifah.

Khofifah menuturkan, sesuai dengan Permendesa No 6 Tahun 2020 tentang Perubahan Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020, disebutkan bahwa dana desa dapat digunakan untuk BLT yang besarnya maksimal 35 persen dari pagu alokasi dana desa yang diperuntukkan bagi keluarga miskin terdampak Covid-19.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X