Belasan Warga Positif Covid-19, Satu Desa di Buleleng Dikarantina

Kompas.com - 04/05/2020, 12:48 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19

BULELENG, KOMPAS.com - Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, dikarantina selama 14 hari setelah 16 warganya terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan, hasil pemeriksaan swab 16 warga tersebut diterima Gugus Tugas Buleleng pada Sabtu (2/5/2020).

Mereka tertular dari seorang pasien dengan kode PDP 18.

Mereka yang terpapar adalah 14 pedagang, satu orang keluarga PDP 18, dan seorang pekerja migran Indonesia (PMI).

Karantina desa ini efektif diberlakukan pada Minggu (3/5/2002) sore.

“Jadi saya minta semua masyarakat di Bondalem untuk diam di rumah selama 15 hari. Jadi tidak ada interaksi sosial, ekonomi dan sebagainya. Konsekuensinya tidak ada interaksi keluar masuk Desa Bondalem,” kata Agus dalam keterangan tertulis, Minggu malam.

Baca juga: Demi Mudik ke Lampung, Pasutri Bayar Rp 2 Juta untuk Sembunyikan Mobil di Truk

Warga Desa Bondalem tak diizinkan keluar. Warga desa sekitar pun tak diizinkan masuk ke Desa Bondalem.

Warung makan dan warung kopi juga dilarang beroperasi. Hanya warung yang menjual sembako diizinkan buka.

“Semua ini akan diawasi oleh seluruh aparat keamanan yang ada di Kabupaten Buleleng," katanya.

Agus juga meminta Pemerintah Desa Bondalem mendata warga yang berhak mendapatkan bantuan sembako.

Pemerintah desa juga diminta memaksimalkan proses pelacakan terhadap keluarga pasien yang terkonfirmasi positif.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya'

"Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya"

Regional
Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Regional
Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Regional
Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Regional
Sistem Buka Tutup Masih Berlaku di Kota Bandung untuk Cegah Covid-19

Sistem Buka Tutup Masih Berlaku di Kota Bandung untuk Cegah Covid-19

Regional
Ribuan Buruh dari Serang yang Menuju Istana Presiden Dihadang Polisi

Ribuan Buruh dari Serang yang Menuju Istana Presiden Dihadang Polisi

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Banyumas Dibuka, Pendaki Wajib Bawa Surat Sehat

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Banyumas Dibuka, Pendaki Wajib Bawa Surat Sehat

Regional
'Memalukan, Ada Lahan Ganja di Kabupaten Tasikmalaya'

"Memalukan, Ada Lahan Ganja di Kabupaten Tasikmalaya"

Regional
Sempat Coba Bunuh Diri, Pembunuh Istri dan Anak Tiri Meninggal di Rumah Sakit

Sempat Coba Bunuh Diri, Pembunuh Istri dan Anak Tiri Meninggal di Rumah Sakit

Regional
Siswi SMA Melahirkan Seorang Diri, Bayinya Dibuang Dalam Tas Ransel

Siswi SMA Melahirkan Seorang Diri, Bayinya Dibuang Dalam Tas Ransel

Regional
Mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean Jadi Tersangka Kasus Bagi-bagi Tanah ke 152 Orang

Mantan Wali Kota Kupang Jonas Salean Jadi Tersangka Kasus Bagi-bagi Tanah ke 152 Orang

Regional
Pemuda Tak Bermasker yang Marahi Polisi di Tegal Ternyata Pelajar SMA

Pemuda Tak Bermasker yang Marahi Polisi di Tegal Ternyata Pelajar SMA

Regional
633 Narapidana Lapas Kerobokan Denpasar Reaktif Rapid Test, Baru 120 Orang Jalani Tes Swab

633 Narapidana Lapas Kerobokan Denpasar Reaktif Rapid Test, Baru 120 Orang Jalani Tes Swab

Regional
Main di Kebun, Tiga Bocah Usia 7 Tahun Hilang Misterius, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

Main di Kebun, Tiga Bocah Usia 7 Tahun Hilang Misterius, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

Regional
ASN Positif Covid-19, Ratusan Pegawai Pemkab Nunukan Jalani 'Rapid Test'

ASN Positif Covid-19, Ratusan Pegawai Pemkab Nunukan Jalani "Rapid Test"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X