Cerita Pelajar di NTT, Belajar Sambil Usir Burung yang Mengintai Padi di Sawah

Kompas.com - 04/05/2020, 11:28 WIB
Foto : Thomas Julio Laga (9), sisswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT belajar di kebun, Sabtu (2/4/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Thomas Julio Laga (9), sisswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT belajar di kebun, Sabtu (2/4/2020).

NAGEKEO, KOMPAS.com - Semangat belajar para pelajar Sekolah Dasar Inpres (SDI) Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT tidak pupus selama pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Setiap hari, mereka tetap belajar sambil membantu orangtua menjaga tanaman padi di sawah.

Salah satu siswa SDI Danga, Thomas Julio Laga (9), menceritakan pengalamannya belajar sembari menjaga padi di sawah. Thomas meluangkan waktu untuk mengerjakan tugas yang diberikan gurunya.

"Saya sekarang kelas IV B di SDI Danga. Setiap hari, saya bantu bapak dan mama jaga burung pipit di sawah. Sambil itu, saya selalu membawa buku dan harus menyelesaikan tugas yang diberikan. Ibu wali kelas kami bilang, kami semua harus belajar di rumah. Ibu guru bilang, kami belajar di rumah karena ada virus corona," kata Thomas saat dihubungi Kompas.com, Minggu malam.

Thomas tak bisa belajar lewat televisi ketika di sawah. Ia juga tak bisa mengakses siaran TVRI lewat ponsel.

"Makanya tetap bawa buku di sawah ini," kata dia.

Thomas mengaku senang belajar sambil menjaga padi di sawah. Saking senangnya, Thomas bangun setiap pukul 06.00 WITA dan berangkat ke sawah.

Di sawah, Thomas bertugas mengusir burung pipit dan ayam yang hendak memakan bulir padi. Setiap berangkat ke sawah, ia tak lupa membawa ketapel.

"Saya rasa senang belajar sambil jaga burung pipit dan ayam di sawah. Gembira sekali belajar sambil bermain. Apalagi angin di sawah begitu sejuk," ungkap Thomas.

Meski senang belajar di sawah, Thomas merindukan suasana sekolah. Terlebih belajar dan bermain bersama teman-teman.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Gambar Risma dan Machfud Arifin, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Gambar Risma dan Machfud Arifin, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Regional
Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Regional
2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X