Kompas.com - 04/05/2020, 09:29 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi menangkap tiga penganiaya IK alias Aco (26) di Jalan Perintis Kemerdekaan 8, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/5/2020) malam.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus menyebut ketiga pelaku adalah MT alias Tarmizi (24), FI alias Pitung (30), dan MW (16).

Ketiganya ditangkap anggota Jatanras Polrestabes Makassar di Jalan Perintis Lorong 6, Minggu (3/5/2020) dini hari.

"Awalnya polisi menangkap Tarmizi dan Pitung, setelah interogasi satu pelaku berinisial MW juga ditangkap," kata Supriady saat dikonfirmasi, Minggu siang.

Baca juga: Selama 15 Menit Pria Ini Dianiaya 12 Orang Tak Dikenal hingga Tewas

Supriady mengatakan dua dari tiga pelaku yang ditangkap merupakan eksekutor pembunuhan yang menyebabkan Aco meninggal dunia.

Tarmizi bersama rombongannya bertugas menjaga orang yang ingin membantu Aco saat dikeroyok dengan menggunakan busur dan anak panah rakitan.

Sementara Pitung memukul kepala korban sebanyak satu kali. Pelaku yang masih remaja, MW, merupakan eksekutor yang menusuk perut korban dengan menggunakan badik. 

"Penganiayaan ini imbas dari kejadian di malam sebelumnya yang mana pemuda dari kampung korban menyerang kelompok pemuda di wilayah pelaku," imbuh Supriady.

Baca juga: Polisi Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan ART di Semarang

Saat ini ketiga pelaku telah ditahan di sel Mapolsek Tamalanrea, Makassar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X