Cerita Petugas Makam Dilewati Mayat Hanyut Saat Longsor di TPU Cikutra: Jasadnya Lewat Gitu Aja di Sebelah Saya

Kompas.com - 03/05/2020, 19:08 WIB
Tampak longsoran di dua lokasi di TPU Cikutra yang merusak sejumlah makam dan menghanyutkan jasad ke anak sungai Cidurian, Sabtu (5/4/2020). KOMPAS.COM/AGIE PERMADITampak longsoran di dua lokasi di TPU Cikutra yang merusak sejumlah makam dan menghanyutkan jasad ke anak sungai Cidurian, Sabtu (5/4/2020).

KOMPAS.com- Hujan deras membuat arus Sungai Cidurian menggerus kawasan pemakaman TPU Cikutra, Bandung di pinggir sungai tersebut, Sabtu (2/5/2020).

Akibatnya, longsor menerjang blok E pemakaman.

Batu nisan pada makam yang berada di atas sungai ambrol berjatuhan ke anak Sungai Cidurian.

Begitu pula dengan jasad yang terbungkus kain kafan.

Jasad-jasad itu berjatuhan. Bahkan ada yang hanyut terbawa arus.

Baca juga: Mayat Bayi dalam Karung, Diberi Pewangi dan Dikira Paket Kiriman

Jasad hanyut, ada yang temukan tengkorak

IlustrasiTHINKSTOCK Ilustrasi
Seorang penjaga makam Amat mengatakan, melihat sesosok jasad hanyut terbawa derasnya arus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun ia yang berniat mengevakuasi tak berhasil menggapai jasad tersebut lantaran kakinya terjebak lumpur.

"Lewat gitu saja (jasadnya) di sebelah saya, tapi kaki saya susah diangkat," tutur dia.

Sementara, petugas makam lainnya, Didin (46) mengambil bongkahan yang ternyata tengkorak manusia di sisi sungai usai longsor menerjang.

Ia pun menyimpan tengkorak tersebut pada kain kafan.

"Petugas di sini sudah biasa memindahkan makam, baik kain kafan yang jasadnya utuh maupun sudah tengkorak, sudah biasa," kata dia dilansir Tribun Jabar.

Baca juga: Longsor di TPU Cikutra, Makam dan Mayat Hanyut di Sungai

Tiga titik makam yang tergerus

Camat Cibeunying Kaler Suardi membenarkan adanya pergerakan tanah di TPU Cikutra.

Ada tiga titik lokasi makam yang tergerus. Yakni pemakaman di blok E, F dan pemakaman wakaf.

"Total dari 3 titik di E, F, dan wakaf ada 37 makam yang terdampak," kata dia.

Ia juga membenarkan ada beberapa jenazah yang hanyut terbawa arus.

Jenazah yang berhasil dievakuasi akan dipindahkan dan dimakamkan kembali ke lokasi lain.

Longsor di area pemakaman TPU Cikutra ini bukan kali pertama.

Longsor juga pernah terjadi sekitar tahun 2011.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor : Robertus Belarminus), Tribun Jabar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X