Dua Warga Positif Covid-19 di Manggarai Barat Sempat Kontak dengan Ratusan Orang

Kompas.com - 02/05/2020, 08:35 WIB
Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kantor Gubernur NTT, Rabu (18/3/2020) siang KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREKepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kantor Gubernur NTT, Rabu (18/3/2020) siang

KUPANG, KOMPAS.com - Dua orang warga Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang telah positif terpapar Covid-19, diketahui telah melakukan kontak fisik dengan ratusan warga lainnya di wilayah itu.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT Marius Ardu Jelamu, kepada sejumlah wartawan di Kupang, Jumat (1/5/2020) malam.

Dua orang positif Covid-19 yang merupakan klaster Gowa, Sulawesi Selatan itu kata Marius, adalah warga Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat.

"Kita dapat informasi dari Labuan Bajo, kalau dua orang ini pernah melakukan kontak fisik, bertemu dan makan bersama ratusan orang di Manggarai Barat,"ungkap Marius.

Marius pun meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat, TNI dan Polri, agar bisa menelusuri keberadaan ratusan warga yang berinteraksi dengan du warga yang telah terpapar corona itu.

Baca juga: Hindari Perantau yang Pulang, 80 KK Manggarai Timur Tinggal di Kebun agar Tak Terpapar Corona

Minta warga yang kontak dengan pasien agar jujur

Selain itu kata Marius, pengurus RT dan RW serta masyarakat juga bisa membantu melacak keberadaan ratusan warga itu.

Marius pun berharap, ratusan warga yang pernah berinteraksi dengan dua orang tersebut, agar segera melapor diri ke tim gugus tugas kabupaten Manggarai Bara atau bisa juga melapor ke Puskesmas terdekat.

"Kita harapkan kejujuran orang dari yang pernah kontak dengan dua warga yang positif itu," kata Marius.

Dua warga yang positif itu kata Marius, saat ini telah dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo Labuan Bajo.

Baca juga: Viral Video Pemuda Mengaku Dianiaya Polisi karena Berkumpul Saat Corona, Ini Penjelasan Kapolres Manggarai Barat

Kasus positif corona di NTT

Sebelumnya diberitakan, jumlah kasus positif Covid-19 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah sembilan kasus, Kamis (30/4/2020).

Dari penambahan sembilan kasus itu, tujuh kasus berasal dari Kota Kupang, dan dua kasus dari Kabupaten Manggarai Barat.

Sebelumnya, terdapat satu kasus positif, di mana pasien tersebut telah sembuh.

"Tujuh orang di Kupang itu adalah klaster Sukabumi. Sedangkan dua orang di Manggarai Barat itu klaster Gowa," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Dominikus Minggu Mere dalam jumpa pers dengan sejumlah wartawan, Kamis sore.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Regional
Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Regional
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Regional
Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Regional
Pakai Seragam Dinas, Oknum PNS di Pati Mabuk di Tempat Karaoke yang Nekat Buka Saat PPKM

Pakai Seragam Dinas, Oknum PNS di Pati Mabuk di Tempat Karaoke yang Nekat Buka Saat PPKM

Regional
Oknum PNS Pati Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Ini Kata Bupati

Oknum PNS Pati Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Ini Kata Bupati

Regional
5 Fakta Gunung Semeru Meletus, Hujan Abu hingga Potensi Banjir Lahar Dingin

5 Fakta Gunung Semeru Meletus, Hujan Abu hingga Potensi Banjir Lahar Dingin

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Itu Bukan Pejarahan, Mereka Kelaparan'| Digigit Komodo, Tangan Bocah 4 Tahun Putus

[POPULER NUSANTARA] "Itu Bukan Pejarahan, Mereka Kelaparan"| Digigit Komodo, Tangan Bocah 4 Tahun Putus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X