Khofifah Gunakan Kapal Perang Kirim 4.000 Paket Sembako dan Alat Medis

Kompas.com - 01/05/2020, 17:47 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengirimkan 4.000 bantuan paket sembako dan sejumlah peralatan medis menggunakan kapal perang ke Pulau Raas, Pulau Kangean, dan Pulau Sapekan di Kabupaten Sumenep, Madura, Kamis (30/4/2020) malam. Dok. Pemprov JatimPemerintah Provinsi Jawa Timur mengirimkan 4.000 bantuan paket sembako dan sejumlah peralatan medis menggunakan kapal perang ke Pulau Raas, Pulau Kangean, dan Pulau Sapekan di Kabupaten Sumenep, Madura, Kamis (30/4/2020) malam.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengirimkan 4.000 bantuan paket sembako dan sejumlah peralatan medis ke Pulau Ra'as, Pulau Kangean, dan Pulau Sapekan di Kabupaten Sumenep, Madura.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan tersebut dikirimkan dengan menggunakan Kapal Perang KRI Teluk Ende-517, bekerjasama dengan Komando Armada II.

Kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (30/4/2020) malam.

Perjalanan diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih 17 jam.

"Bantuan ini untuk memastikan masyarakat kepulauan juga terlayani ditengah situasi darurat Covid-19 ini," kata Khofifah melalui keterangan tertulis, Jumat (1/5/2020).

Baca juga: Sebaran 433 Kasus Baru Covid-19: DKI Tetap Tertinggi, Disusul Jatim

Khofifah menyampaikan, Kabupaten Sumenep adalah daerah yang memiliki banyak pulau kecil yang terpisah dari Pulau Madura.

Sedikitnya, terdapat 48 pulau berpenghuni dan 78 pulau tidak berpenghuni yang berada di kabupaten ujung timur Pulau Madura itu.

Transportasi antar pulau kebanyakan menggunakan kapal layar motor. Situasi inilah yang menjadi kendala utama dalam penyaluran bantuan.

Sehingga, Pemprov Jatim menggandeng Koarmada II untuk membantu pengantaran bantuan menggunakan kapal perang.

"Tidak mungkin bantuan sebanyak itu menggunakan kapal penyeberangan penumpang. Akhirnya kami putuskan untuk menggunakan kapal perang. Terima kasih Bapak Panglima Komando Armada II berkenan menyiapkan KRI Ende 517," kata dia.

Adapun, 4.000 paket sembako yang dikirim ke kepulauan di Sumenep ini berisikan beras, gula, telur, mi instan, keripik, roti, dan kecap.

Baca juga: 6 Hari Larangan Mudik, 3.156 Kendaraan Disuruh Putar Balik Saat Akan Masuk Jatim

Sementara peralatan medis yang dikirim terdiri dari alat pelindung diri (APD), rapid test, thermal gun, face shield, masker medis, dan sarung tangan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DIY Siapkan Hotel Mutiara untuk Tampung Dokter dan Perawat Tambahan

Pemprov DIY Siapkan Hotel Mutiara untuk Tampung Dokter dan Perawat Tambahan

Regional
'Jadi Guru Honorer Itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa'

"Jadi Guru Honorer Itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa"

Regional
Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Regional
Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X