Lahir di Tengah Wabah Covid-19, Bayi di Cianjur Diberi Nama Corona

Kompas.com - 01/05/2020, 14:14 WIB
Seorang bayi yang baru lahir di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diberi nama corona, lengkapnya Nara Fatimah Corona. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang bayi yang baru lahir di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diberi nama corona, lengkapnya Nara Fatimah Corona.

CIANJUR, KOMPAS.com - Seorang bayi yang baru lahir di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diberi nama Corona oleh orangtuanya.

Buah hati Ramdhan Apriana (32) dan Indriasari (30), pasangan suami istri asal Kampung Kuta RT 001 RW 006, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Cianjur, itu bernama lengkap Nara Fatimah Corona.

Ditemui Kompas.com di rumahnya, Jumat (1/5/2020) pagi, Bayu mengatakan, pemberian nama Corona untuk anak keempatnya itu sebagai pengingat bahwa putrinya lahir di tengah wabah virus corona (Covid-19).

Baca juga: Berkat Seekor Anjing, Bayi Perempuan yang Dibuang Berhasil Diselamatkan

Namun, ditegaskan Bayu, makna corona yang melekat pada nama belakang anaknya itu bukan merujuk pada jenis virus yang sedang mewabah.

“Corona sendiri kan artinya mahkota, mahkota yang diperebutkan raja-raja,” kata Ramdhan kepada Kompas.com, Jumat.

Oleh sebab itu, corona yang dimaksud dalam nama belakang anaknya itu mengandung makna baik.

“Jadi, bukan saya mendoakan anak saya menjadi berpenyakit seperti itu. Ini sebagai pengingat saja, sebagai nama akhiran dari nama utamanya, Nara Fatimah,” ucapnya.

Baca juga: Viral, Video Suami Istri Asal Rusia Bawa Bayi Ngamen di Pasar, Uang untuk Beli Makan

Ramdhan berharap putrinya itu kelak menjadi anak yang solehah, berbakti pada agama dan bangsa, serta berguna untuk sesama.

 

Bidan Puskesmas Cugenang Alit Sulastri menyebutkan, bayi tersebut lahir pada Kamis (30/4/2020) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Alhamdulillah kondisi bayinya sehat, beratnya 3 kilogram. Kondisi ibunya juga sehat, dan tadi pagi sudah bisa dipulangkan,” kata Alit.

Alit membenarkan bahwa nama bayi tersebut Nara Fatimah Corona.

“Iya, diberi nama sama orangtuanya di sini (puskesmas) setelah lahiran. Diberi nama itu mungkin sebagai pengingat jika anaknya lahir di masa pandemi corona,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X