Cerita Warga Nekat Mudik di Tengah Wabah Corona, Pingsan di Toilet hingga Sembunyi di Bagasi Bus

Kompas.com - 01/05/2020, 12:36 WIB
EVAKUASI--Nampak tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun mengevakuasi Wahyu Utami (30), perempuan asal Pati, Jawa Tengah yang ditemukan pingsan di toilet Indomaret Dumpil, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (30/4/2020) siang. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIEVAKUASI--Nampak tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun mengevakuasi Wahyu Utami (30), perempuan asal Pati, Jawa Tengah yang ditemukan pingsan di toilet Indomaret Dumpil, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (30/4/2020) siang.

KOMPAS.com - Di tengah pandemi corona dan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah, sejumlah warga nekat pulang kampung.

Salah satunya Wahyu Utami (30), seorang perempuan asal Pati, Jawa Tengah yang ditemukan pingsan di toiler sebuah minimarket di wilayah Dumpil Madiun, Kamis (29/4/20200.

Utami diduga kelelahan setelah berjalan kaki belasan kilometer karena tak ada angkutan umum yang mengantar dirinya pulang ke kampung halaman.

Baca juga: Viral Bus AKAP Angkut Pemudik di Bagasi, Polisi: Tidak Mungkin Lolos

Menurut Muhammad Zahrowi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBPD) Kabupaten Madiun, Utami yang berdomisili di Jombang ingin pulang mudk ke Pati, Jawa Tengah.

Namun, Utami tak menemukan angkutan umum yang bisa membawanya ke Pati.

Dirinya pun nekat membonceng sepeda motor hingga turun di wilayah Kecamatan Majeyan, Madiun.

Lalu, Utami berjalan kaki hingga akhirnya ditemukan pingsan di minimarket di Dumpil.

Lewat jalan tikus

Razia petugas di Tasikmalaya, Jawa Barat- Razia petugas di Tasikmalaya, Jawa Barat

Diduga menghindari cek poin PSBB, dua kendaraan yang mengangkut pemudik dari zona merah corona, DKI Jakarta, diamakan polisi di Tasikmalaya.

Menurut Kendaraan yang menjadi travel gelap ini ternyata diketahui sudah beberapa kali beraksi.

Menurut Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, mobil tersebut diduga

"Kendaraan ini sengaja dirental untuk mengangkut orang dari zona merah, dari Jakarta dari bekasi," katanya dilansir dari KompasTV.

Sementara itu, Anom menjelaskan, pemilik kendaraat tersebut mematok biaya sewa sebesar Rp 400.000 per orang dan akan diantar sampai ke rumah pemudik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Regional
Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Regional
UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

Regional
21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X