Anak 11 Tahun Jadi Korban Penculikan, Dipukul, Diancam, lalu Dirampas Perhiasannya

Kompas.com - 01/05/2020, 07:14 WIB
FR (11) korban penculikan didampingi ibunya di rumahnya di Kelurahan Tegalsari, Tegal Barat, Kota Tegal Jawa Tengah, Kamis (30/4/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiFR (11) korban penculikan didampingi ibunya di rumahnya di Kelurahan Tegalsari, Tegal Barat, Kota Tegal Jawa Tengah, Kamis (30/4/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Heni Purwanti (35) warga Kota Tegal, Jawa Tengah, tak bisa menyembunyikan kesedihannya saat mendapati anaknya FR (11) menjadi korban penculikan oleh orang tak dikenal pada Rabu (29/4/2020).

Menurut penuturan FR kepada Heni, anak pertamanya tersebut sebelum berhasil kabur sempat dipukul di bagian kepalanya.

Bahkan, sempat diancam akan dipukul pakai batu jika tak menyerahkan perhiasannya.

"Kepalanya masih memar. Karena dipukul," kata Heni, di kediamannya, di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Kamis (30/4/2020).

Baca juga: Percobaan Penculikan Anak di Tegal, Pelaku Rampas Perhiasan

 

Penculik pura-pura tanya alamat

Menurut Heni, awalnya anaknya sedang bermain dengan adiknya di halaman rumah.

Pelaku yang tak dikenali anaknya datang dan berpura-pura mencari alamat toko kue.

"Saat itu pelaku minta diantar. Dan membujuk akan memberi imbalan uang sebesar Rp. 10.000," kata Heni.

Karena tak menaruh curiga, anaknya tersebut akhirnya membonceng sepeda onthel pelaku.

Baca juga: Anak Korban Percobaan Penculikan di Tegal Trauma dan Mengigau Saat Tidur

 

Namun memasuki jalan raya, justru korban diajak naik angkutan umum menuju Suradadi, Kabupaten Tegal.

"Setiba dari angkutan dipaksa menuju sebuah rumah kosong," terang Heni.

Saat itu, kata Heni, anaknya tersebut menolak. Namun keadaan waktu itu sepi. Pelaku melancarkan pukulannya ke bagian kepala.

"Anak saya sempat berteriak waktu akan dibawa ke rumah kosong namun diancam pakai batu," kata Heni.

Baca juga: Pengakuan Babysitter yang Rekayasa Penculikan: Tidak Menyesal, Saya Memang Suka Bohong

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Regional
Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Regional
5 Fakta Sosok TS, Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Usai Divaksin, Ternyata Napi yang Tak Percaya Vaksinasi

5 Fakta Sosok TS, Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Usai Divaksin, Ternyata Napi yang Tak Percaya Vaksinasi

Regional
Darurat RS Pasien Covid-19, Bangsal ODGJ Jadi Ruang Isolasi, Gerbong Kereta Terpaksa Dipinjam

Darurat RS Pasien Covid-19, Bangsal ODGJ Jadi Ruang Isolasi, Gerbong Kereta Terpaksa Dipinjam

Regional
Gubernur Babel Kaget Perawat di Instalasi Karantina Covid-19 Didominasi Perempuan

Gubernur Babel Kaget Perawat di Instalasi Karantina Covid-19 Didominasi Perempuan

Regional
Anak Kandung Minta Uang Les Rp 1 Juta, Mantan Anggota DPRD NTB Ini Malah Melecehkannya

Anak Kandung Minta Uang Les Rp 1 Juta, Mantan Anggota DPRD NTB Ini Malah Melecehkannya

Regional
Pernyataan Terakhir Kristen Gray Sebelum Tinggalkan Indonesia: Maaf kalau Memang Bersalah

Pernyataan Terakhir Kristen Gray Sebelum Tinggalkan Indonesia: Maaf kalau Memang Bersalah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X