Pasien Positif Corona di Temanggung Tambah 11 Orang, 8 dari Klaster Gowa

Kompas.com - 30/04/2020, 07:54 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengumumkan kasus corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Temanggung meningkat tajam.

Data terkini per Rabu (29/4/2020) jumlah pasien yang dikonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 mencapai 11 orang.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijianto menjelaskan, hasil ini diketahui setelah Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta menyampaikan hasil tes swab terhadap 20 orang warga Temanggung.

Baca juga: Polda Jateng Lakukan Penyekatan Arus Mudik, Sudah 100.000 Kendaraan Putar Balik

Dari 20 orang itu, 11 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dan 9 orang sisanya negatif.

“Adapun 11 orang yang dinyatakan positif Covid-19 adalah 4 orang merupakan klaster Gowa, 4 orang kontak erat klaster Gowa dan 3 orang kontak erat ABK (kapal pesiar) Brasil,” kata Gotri, yang diunggah akun resmi @kawalcovid19tmg, Rabu (29/4/2020) sore.

Gotri menambahkan, terdapat satu pasien positif Covid-19 yang sembuh dirawat di RSUD Kabupaten Temanggung. 

Dengan demikian pasien positif virus ini menyentuh angka 31 orang.

“Kabar baiknya terdapat satu pasien positif COVID-19 yang sembuh dari RSUD Kabupaten Temanggung. Sehingga pasien positif Covid-19 di Kabupaten Temanggung sampai dengan saat ini menjadi 31 orang,” ujar dia.

Baca juga: Kecolongan Tangani Pasien Rapid Test Reaktif, 64 Tenaga Medis Diisolasi

Sementara itu, dari data infografis disebutkan total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Temanggung mencapai 35 orang, meliputi 30 orang terinfeksi transmisi luar, 5 orang transmisi lokal, dan sembuh 4 orang. 

Untuk total pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 92 orang, meliputi PDP sembuh 46 orang dan meninggal orang. Adapun total orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 1.474 orang.

Pihaknya mengajak kepada warga masyarakat untuk lebih disiplin dan menaati imbauan dari pemerintah yakni tetap berada di rumah.

Kemudian, rajin cuci tangan dengan sabun dan memakai masker.

“Selain itu jaga jarak minimal 1 meter jika bertemu orang lain dan jaga imunitas tubuh dengan olahraga di rumah dan konsumsi makanan yang bergizi,” tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X