Uji Swab Negatif Covid-19, Makam Mantan Ketua Kadin Sumbar Dipindahkan

Kompas.com - 29/04/2020, 10:36 WIB
Keluarga mantan Ketua Kadin Sumbar Rusmazar Ruzuar memindahkan makam almarhum dari perkuburan khusus Covid-19 ke perkuburan keluarga, Selasa (28/4/2020) Foto: Dok KeluargaKeluarga mantan Ketua Kadin Sumbar Rusmazar Ruzuar memindahkan makam almarhum dari perkuburan khusus Covid-19 ke perkuburan keluarga, Selasa (28/4/2020)

PADANG, KOMPAS.com - Pihak keluarga memndahkan makam Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat Rusmazar Ruzuar yang meninggal Senin (27/4/2020) lalu setelah hasil tes swab menunjukkan negatif Covid-19.

Sebelumnya, almarhum dimakamkan di perkuburan khusus Covid-19 milik Pemerintah Kota (Pemkot) Padang di Bungus Teluk Kabung.

"Setelah hasil swab keluar Selasa (28/4/2020), keluarga membongkar kuburan di Bungus dan memindahkan ke perkuburan keluarga di Koto Gadang, Seberang Padang," kata Oktavianus Rizwa, rekan almarhum yang dihubungi Kompas.com, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: Enam Hari PSBB di Padang, Masih Banyak Penumpang Mobil Duduk di Depan

Oktavianus mengatakan, awalnya pihak keluarga mengikuti protap Covid-19 dalam prosesi pemakaman Rusmazar.

Saat meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Senin (27/4/2020), hasil swab almarhum belum keluar sehingga prosesi pemakaman sesuai protap Covid-19.

"Setelah hasil swab keluar, keluarga memindahkan makamnya," jelas Oktavianus.

Oktavianus merupakan salah satu rekan almarhum terdekat.

Oktavianus dan almarhum pernah berada dalam satu organisasi, yaitu Forum Peduli Sumatera Barat (FPSB) yang bergerak di bidang antikorupsi.

Selaku rekan sesama pegiat antikorupsi, bagi Rizwa, sosok Ruzmazar dikenal memiliki komitmen yang kuat dan peduli kepada masyarakat.

Baca juga: Cerita Perantau Asal Padang Berhasil Meninggalkan Jakarta Hari Pertama Larangan Mudik

Oktavianus dan rekan-rekannya sangat merasa kehilangan atas kepergian Ruzmazar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X