Kabar Baik, 2 Petugas Haji Positif Corona di Pamekasan Sembuh

Kompas.com - 28/04/2020, 23:20 WIB
Ilustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19. ShutterstockIlustrasi virus corona. Virus corona, SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

PAMEKASAN, KOMPAS.com – Sebanyak dua pasien positif virus corona baru atau Covid-19 di Kabupaten Pamekasan dinyatakan sembuh pada Selasa (28/4/2020). Kedua pasien itu menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Slamet Martodirjdo (Smart) Pamekasan.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD Smart Pamekasan Syaiful Hidayat mengatakan, hasil swab dua pasien itu sempat tertahan selama empat hari di Balitbangkes Jakarta.

Baca juga: Pelajar SMP dan Petugas Haji di Jember Positif Corona, Ini Riwayat Lengkapnya

Selama menunggu hasil swab keluar, kedua pasien menjalankan isolasi mandiri di rumahnya karena dinyatakan sehat secara klinis.

"Sekarang hasil tes swab sudah diketahui negatif dan keduanya sudah dipulangkan," jelas Syaiful saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/4/2020).

Kedua pasien itu merupakan peserta pelatihan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, yang digelar pada 9-18 Maret 2020.

Menurut Syaiful, kedua pasien itu dalam kondisi baik selama dirawat di ruang isolasi RSUD Smart. Mereka tak diinfus dan aktif berolahraga di ruangan.

"Mereka itu olahraga di dalam ruangan, makannya enak, tidurnya nyenyak, bahkan main ponsel dan rajin update status di media sosial," jelasnya.

Saat ini, RSUD Smart Pamekasan masih merawat empat pasien positif corona dan dua pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca juga: Update Corona di NTB: Tambah 21 Kasus Positif, Masih Didominasi Klaster Gowa

Dua dari empat pasien positif yang masih dirawat merupakan peserta pelatihan haji di Surabaya.

"Tinggal dua orang yang dirawat untuk klaster pelatihan haji. Swab mereka sudah lima hari yang lalu kami ajukan, tapi sampai sekarang belum keluar," jelas Syaiful.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X