Sempat Ditolak, PSBB Provinsi Gorontalo Akhirnya Disetujui Kemenkes

Kompas.com - 28/04/2020, 20:46 WIB
Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dalam konferensi pers di aula rumah jabatan gubernur, Senin (27/4/2020). Ia mengungkapkan kekecewaannya atas penolakan penetapan PSBB di daerah oleh pemerintah pusat. KOMPAS.COM/ALFRED HUMAS PEMPROV GTOGubernur Gorontalo, Rusli Habibie dalam konferensi pers di aula rumah jabatan gubernur, Senin (27/4/2020). Ia mengungkapkan kekecewaannya atas penolakan penetapan PSBB di daerah oleh pemerintah pusat.

GORONTALO, KOMPAS.com – Menteri Kesehatan akhirnya menyetujui usulan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB).

Persetujuan Menteri Kesehatan diberikan setelah Gubernur Gorontalo Rusli habibie melayangkan surat usulan kedua kalinya.

Dalam akun Facebook Humas Pemerintah Provinsi Gorontalo diunggah penggalan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang PSBB di wilayah Provinsi Gorontalo dalam rangka percepatan penanganan virus corona ( Covid-19).

Baca juga: Gubernur Gorontalo Kecewa Usulan PSBB Ditolak Pemerintah Pusat

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menegaskan, usulan PSBB ini sudah melalui kajian dan persetujaun berbagai pihak seperti TNI/Polri, perguruan tinggi, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya.

“Alhamdulillah setelah wawancara di stasiun televisi, setelah itu saya dapat WA dari Pak Menkes Terawan bahwa PSBB Gorontalo disetujui,” kata Rusli Habibie.

Dia mengatakan, akan berkoordinasi dengan TNI, Polri untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.

"Kalau PSBB sudah diterapkan, ia minta TNI/Polri untuk tegas menindak warga yang tidak patuh," ujarnya.

Baca juga: Pemprov Gorontalo Berikan Paket Sembako kepada 1.300 Warga

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengungkapkan kekecewaannya atas ditolaknya permohonan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) oleh pemerintah pusat.

Padahal, Rusli Habibie menilai Gorontalo siap menerapkan PSBB. Segala kebutuhan masyarakat untuk masa PSBB telah disiapkannya dengan baik.

“Beras kami surplus, bahkan kebijakan saya untuk hasil pertanian di Gorontalo jangan di jual keluar daerah, kita harus tahan di sini. Gula kita cukup ada 3500 ton di Pabrik Gula Lakea. Ikan kita cukup,” ujar Rusli Habibie dalam konferensi pers di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Senin (27/4/2020).

Rusli Habibie mengatakan, langkah yang diambilnya ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Namun, dia menyayangkan pengambil kebijakan di pusat masih berbelit-belit saat keadaan genting.

“Kita melaksanakan semua perintah Presiden untuk memutus rantai penyebaran virus corona ini, tapi kalau dipersulit dengan berbagai izin dan aturan, bingung kita semua,” ucap Rusli Habibie.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Regional
Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X