Satu Lagi Karyawan Kahatex Positif Covid-19, Total Jadi 7 Kasus di Sumedang

Kompas.com - 28/04/2020, 20:09 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri, Selasa (28/04/2020). Dok Humas Setda Sumedang/KOMPAS.comJuru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri, Selasa (28/04/2020).

SUMEDANG, KOMPAS.com - Karyawan PT Kahatex positif Covid-19 kembali bertambah satu. 

Hasil Swab test satu orang karyawan PT Kahatex ini diketahui Selasa (28/4/2020).

Sehingga, total karyawan PT Kahatex terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak lima orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri mengatakan, lima karyawan Kahatex positif Covid-19 ini tinggal di mess di wilayah Kecamatan Jatinangor dan Kecamatan Cimanggung.

"Bukan warga asal, tapi dua karyawan tinggal di mess di wilayah Cimanggung, dan tiga lainnya tinggal di mess di Jatinangor," ujar Iwa kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Selasa (28/7/2020) sore.

Baca juga: Nekat Mudik ke Sumedang Akan Langsung Diisolasi 14 Hari di Kampus Unpad

Diduga terpapar saat ikut kebaktian di Lembang Bandung

Karyawan Kahatex ini diduga terpapar Covid-19 saat mengikuti kebaktian di Lembang, Kabupaten Bandung.

Iwa menuturkan, dengan tambahan ini pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang menjadi tujuh kasus.

"Lima karyawan Kahatex, satu warga asal Kecamatan Sumedang Selatan dan satu lainnya warga asal Kecamatan Darmaraja," tutur Iwa.

Iwa menyebutkan, pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Darmaraja sudah dinyatakan sembuh setelah dirawat di ruang isolasi RSUD Sumedang selama 21 hari.

"Setelah 21 hari diisolasi di RSUD Sumedang, pasien laki-laki, umur 31 tahun ini sembuh setelah menjalani dua kali Swab tes ulang dengan hasil negatif," sebut Iwa.

Baca juga: Terapkan PSBB, Bupati Sumedang Minta Warga Tarawih di Rumah

Risiko pemudik

Iwa menambahkan, masih tingginya Orang Dalam Risiko (ODR) yang berasal dari pemudik perlu lebih diwaspadai.

Hingga Selasa ini, kata Iwa, jumlah ODR dari pemudik masih ada sebanyak 5746 orang.

Saat ini, kata Iwa, pemudik diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya masing-masing untuk jangka waktu 14 hari ke depan.

"Kami imbau seluruh warga untuk tetap waspada, tinggal di rumah, jaga jarak fisik, rajin cuci tangan pakai sabun, dan menggunakan masker kain jika terpaksa harus keluar dari rumah," kata Iwa. 

Baca juga: Turaes, Kuliner Ekstrem Khas Sumedang, Mendadak Viral Saat Pandemi Corona



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
Penjelasan BMKG soal Fenomena Hujan Es Belakangan Ini

Penjelasan BMKG soal Fenomena Hujan Es Belakangan Ini

Regional
Ditanya soal Baliho Rizieq Shihab di Puncak Bogor, Kepala Satpol PP: Saya Fokus Urus PKL

Ditanya soal Baliho Rizieq Shihab di Puncak Bogor, Kepala Satpol PP: Saya Fokus Urus PKL

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X