Kontak dengan Pasien Reaktif Hasil Rapid Test, Tenaga Medis di Samarinda Diliburkan

Kompas.com - 28/04/2020, 17:29 WIB
RSUD Abdul Wahab Sjahranie di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (2/2/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONRSUD Abdul Wahab Sjahranie di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (2/2/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Plt Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) David Masjhoer menyebut lebih dari puluhan tenaga medis terpaksa diistirahatkan.

Para tenaga medis tersebut kontak erat dengan pasien yang hasil rapid test reaktif.

“Kami sudah beberapa kali kecolongan tangani pasien biasa ternyata hasil rapid tes reaktif,” ungkap David kepada wartawan melalui Zoom Cloud Mettings, Selasa (28/4/2020).

Sebagai contoh, kata David, beberapa hari lalu ada pasien biasa dari Kota Bontang masuk ke RSUD AWS di Samarinda untuk operasi.

“Setelah di operasi baru didapat info yang bersangkutan rapid tes reaktif. Saat pasien itu datang ke RSUD kita enggak pernah berpikir bahwa pasien tersebut ternyata Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19,” terangnya.

Baca juga: Di Tengah Corona, Ribuan Warga Berdesakan Antre Sembako di Rumah Gubernur Kaltim

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibatnya, para dokter maupun perawat yang sebelumnya berkontak erat dengan pasien tersebut harus diistirahatkan dan tidak diperbolehkan kerja sampai menunggu hasil rapid tesnya.

“Kalau (tim medis) hasilnya non reaktif, mereka kerja lagi. Tapi itu perlu waktu seminggu. Lantas, selama seminggu itu siapa yang kerja. Kita khawatir justru pasien non Covid-19 yang jadi korban,” tutur David

Jika kondisi tersebut terus berlanjut, maka dirinya memastikan rumah sakit daerah terbesar di Kalimantan Timur itu bisa lumpuh.

“Ada banyak pasien lain, gagal ginjal, hepatitis, pasien mau melahirkan, semua terbengkalai jika semakin banyak petugas medis istirahat sementara karena Covid-19,” sambung dia.

Dia berharap masyarakat bisa tak menjauhi dan mengucilkan pasien corona.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X