Satu Pegawai Positif Covid-19 dan 10 ODP, Minimarket di Bandung Ditutup

Kompas.com - 28/04/2020, 17:09 WIB
Ilustrasi lockdown karena virus corona ShutterstockIlustrasi lockdown karena virus corona

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bandung menutup sebuah minimarket yang berlokasi di Jalan Kuningan Raya, Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani, Kota Bandung setelah salah satu pegawai berinisial RA dinyatakan positif tertular virus corona dengan kriteria orang tanpa gejala (OTG).

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, salah satu pegawai minimarket tersebut telah dinyatakan reaktif saat pertama kali menjalani rapid test pada tanggal 6 April 2020.

Namun karena tidak mengalami gejala, pegawai minimarket tersebut malah tetap bekerja dan tidak melakukan isolasi mandiri.

"Petugas kesehatan sudah mengingatkan untuk melakulan isolasi tapi nyatanya entah karena alasan ekonomi atau perintah pimpinan harus bekerja yang bersangkutan tidak melakukan isolasi," kata Ema di Balai Kota Bandung, Selasa (28/4/2020).

Baca juga: Dari 17 Perampokan Minimarket di Jadetabek Selama Pandemi Covid-19, 3 Tersangka Ditembak Mati

10 pegawai lainnya jadi ODP

Pegawai minimarket tersebut kemudian menjalani swab test pada tanggal 9 April 2020 dan dinyatakan positif tertular virus corona pada tanggal 22 April 2020.

Ema menambahkan, 10 orang pegawai minimarket lainnya termasuk supervisor yang berinteraksi dengan RA kini statusnya naik menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Padahal pimpinannya atau supervisornya sudah diberi tahu bahwa ada salah satu anak buah di toko tersebut yang direkomendasikan melakukan isolasi, faktanya dia tetap bekerja," ungkapnya.

Baca juga: Cegah Perampokan, Polisi Imbau Pengelola Minimarket Pasang CCTV dan Tempatkan Satpam

Minimarket diimbau cek kesehatan pegawainya

Dari kejadian tersebut, Ema mengimbau kepada seluruh minimarket dan toko modern untuk melakukan pengecekan kepada seluruh pegawainya.

"Saya dapat arahan dari gubernur pengusaha harus melakukan test massal kepada manajemen sampai pegawainya supaya mereka benar benar terlacak," tuturnya.

Selain itu, Ema juga mengimbau agar toko modern, minimarker dan pasar modern tetap mematuhi jam operasional yang diperbolehkan yakni pukul 10.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

"Jam oprasional harus dipatuhi, dengan kejadian gini kantor tempat usaha harus aktif mengecek kesehatan pegawainya," katanya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.