25 Santri Sumbar Pulang dari Ponpes Temboro Magetan, Dikarantina di Rusunawa

Kompas.com - 28/04/2020, 15:47 WIB
Pemeriksaan kesehatan dan rapid test di Pondok Pesantresn Temboro yang dilakukan gugus  covid 10. 124 santri dari Malaysia yang masih bertahan di Pondok Al Fatah Temboro Kabupaten Magetan, hari ini dipulangkan. KOMPAS.COM/DOK DINAS KOMINFO MAGETANPemeriksaan kesehatan dan rapid test di Pondok Pesantresn Temboro yang dilakukan gugus covid 10. 124 santri dari Malaysia yang masih bertahan di Pondok Al Fatah Temboro Kabupaten Magetan, hari ini dipulangkan.

PADANG, KOMPAS.com - Sebanyak 25 santri dari pondok pesantren Temboro Magetan, Jawa Timur asal Pesisir Selatan, Sumatera Barat di karantina di Rusunawa Painan.

Santri itu datang dalam dua gelombang yaitu pada Jumat (24/4/2020) dan Senin (27/4/2020).

"Mereka langsung kita karantina di Rusunawa Painan. Kemudian kita tes swabnya dan saat ini masih menunggu hasil dari Laboratorium Kedokteran Universitas Andalas," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pesisir Selatan, Rinaldi yang dihubungi Kompas.com, Selasa (28/4/2020).

Rinaldi menjelaskan 25 santri itu berasal terdiri dari 12 dari kecamatan Lunang, 10 dari kecamatan Silaut dan sisanya dari Kecamatan Sutera.

Baca juga: Hasil Rapid Test Reaktif, 29 Santri Pesantren Temboro Batal Pulang ke Malaysia

Menurut Rinaldi, santri itu langsung dikarantina sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di Pesisir Selatan karena pesantren Temboro merupakan salah satu transmisi penyebaran Covid-19.

"Kita tidak mau gegabah. Kendati di sana mungkin sudah diperiksa, namun mereka yang tiba tetap kita karantina dan swab," jelas Rinaldi.

Rinaldi mengatakan hingga Selasa (28/4/2020) ini sudah ada 16 kasus positif Covid-19 di Pesisir Selatan.

Lima diantaranya sudah sembuh dan sisanya masih menjalani isolasi dan perawatan.

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini tercatat ada 11 orang.

Kemudian orang dalam pemantauan (PDP) ada 309 dan selesai proses pemantauan 261 orang.

Baca juga: Menyoal Klaster Ponpes Temboro Magetan, Pengajar Positif Covid-19 Mudik ke Kalimantan hingga Rapid Test Santri Reaktif



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Dikubur 2 Hari, Makam Bocah SD Dibongkar Polisi, Ini Penyebabnya

Baru Dikubur 2 Hari, Makam Bocah SD Dibongkar Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
Kepala BNPT Minta Masjid Jadi Benteng Pertahanan dari Paham Radikalisme

Kepala BNPT Minta Masjid Jadi Benteng Pertahanan dari Paham Radikalisme

Regional
15 Kabupaten di Jateng Jadi Sasaran Tempat Pembangunan Rumah Tahan Gempa

15 Kabupaten di Jateng Jadi Sasaran Tempat Pembangunan Rumah Tahan Gempa

Regional
30 Napi Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru di Bali

30 Napi Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Jadi Klaster Baru di Bali

Regional
Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Ini Kunci Kesuksesan Teluk Kabung Selatan, Satu-satunya Kelurahan di Padang Bebas dari Covid-19

Regional
Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Hendak Ambil Madu di Kebun Sawit, Pemuda ini Tewas Disengat Kawanan Tawon

Regional
11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

11 Orang Tewas Tertimbun Longsor, 3 Pekerja Tambang Ilegal Jadi Tersangka

Regional
Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Viral, Video Jerit dan Tangis Saat Makam Dibongkar karena Masalah Mantan Menantu, Ini Faktanya

Regional
Kisah Pilu Bocah Balita di Medan, Orangtuanya Dipenjara dan Dianiaya Saat Tinggal dengan Pamannya

Kisah Pilu Bocah Balita di Medan, Orangtuanya Dipenjara dan Dianiaya Saat Tinggal dengan Pamannya

Regional
Jokowi Ingin Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi, di Antaranya 'Precision Forestry'

Jokowi Ingin Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi, di Antaranya "Precision Forestry"

Regional
Dikira Boneka, Ternyata Jasad Orok di Dalam Parit

Dikira Boneka, Ternyata Jasad Orok di Dalam Parit

Regional
Ini Pemicu Pembunuhan Seorang Wanita Hamil di Bandung

Ini Pemicu Pembunuhan Seorang Wanita Hamil di Bandung

Regional
Bantu Pemerintah Tangani Covid-19, UKSW Bangun Laboratorium Biomolekuler BSL 3

Bantu Pemerintah Tangani Covid-19, UKSW Bangun Laboratorium Biomolekuler BSL 3

Regional
Pria Ini Kepergok Curi Motor, Lari Dikejar Warga tapi Jatuh hingga Patah Tulang

Pria Ini Kepergok Curi Motor, Lari Dikejar Warga tapi Jatuh hingga Patah Tulang

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Oktober 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X