Pemeriksaan Kendaraan pada Hari Pertama PSBB Gresik, Bupati: Jangan Takut Macet

Kompas.com - 28/04/2020, 15:02 WIB
Anggota kepolisian dan petugas kesehatan, saat memeriksa salah satu kendaraan di pos cek poin yang berada di exit tol Kebomas. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHAnggota kepolisian dan petugas kesehatan, saat memeriksa salah satu kendaraan di pos cek poin yang berada di exit tol Kebomas.

GRESIK, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berlaku mulai hari ini, Selasa (28/4/2020).

Belasan check point sudah didirikan guna pemeriksaan dan antisipasi penyebaran virus corona.

Selain check point di jalan raya, masih ada akses jalan di luar itu yang masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menghindari pemeriksaan, yaitu jalan tikus.

Baca juga: Ini Penampakan Kemacetan Panjang di Hari Pertama PSBB Surabaya

Untuk pengawasan jalan tersebut, Pemkab Gresik berharap pihak desa membantu mengawasi. 

"Ada sebanyak 17 titik check point yang sudah kami siapkan. Untuk jalan tikus, kami serahkan kepada pihak pemerintah desa yang bersangkutan. Insya Allah sudah mulai bergerak dan berjalan (dalam melakukan pengawasan)," kata Bupati Gresik Sambari Halim Radianto kepada awak media di gedung Pemkab Gresik, Selasa.

Sebelumnya sempat muncul kesepakatan untuk mendirikan 14 titik check point.

Namun, akhirnya disepakati 17 titik check point yang didirikan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik.

Ke 17 titik tersebut, yaitu perbatasan atau pertigaan Mantup di Kecamatan Balongpanggang, Jembatan Dapet-Dawarblandong di Kecamatan Balongpanggang, Bambe-Karangpilang di Kecamatan Driyorejo dan perempatan sebelah selatan Legundi-Krian di Kecamatan Driyorejo.

Kemudian di Lakarsantri Kecamatan Menganti, Laban-Sidowungu di Kecamatan Menganti, dekat Terminal Benowo di Kecamatan Menganti, Mojowuku-Dawarblandong di Kecamatan Kedamean, perbatasan Wringinanom-Kedungwaru di Kecamatan Wringinanom, di Pandanan di Kecamatan Duduksampeyan yang merupakan perbatasan Gresik dengan Kabupaten Lamongan.

Baca juga: Kemacetan pada Hari Pertama PSBB Surabaya, Ketua Gugus: Mereka Pikir Petugas Akan Membiarkan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X