Wanita Hamil Berstatus ODP Meninggal Dunia di Cianjur

Kompas.com - 27/04/2020, 11:07 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

CIANJUR, KOMPAS.com – Seorang wanita hamil yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia di rumah sakit setempat.

Berdasarkan informasi dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Cianjur, ODP asal Kecamatan Cibeber, berusia 27 tahun itu meninggal dengan keluhan sesak napas.

“Selain itu, yang bersangkutan juga punya riwayat perjalanan dari zona merah, yakni dari daerah Bandung pada 11 hari yang lalu,” kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Cianjur Yusman Faisal saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2020).

Baca juga: Guru MTs Ketahuan Puluhan Kali Sodomi Siswanya

Menurut Yusman, tim medis telah mengambil sampel swab wanita hamil tersebut untuk dikirim ke Labkesda Provinsi Jawa Barat.

“Karena ibu ini berstatus ODP, sehingga pemakaman dan penguburannya dilakukan dengan protokol jenazah infeksius,” ucap Yusman.

Sementara itu, jumlah ODP di Cianjur saat ini mencapai 649 orang. 

Dari jumlah tersebut, 444 orang telah dinyatakan selesai dan sisanya sebanyak 205 orang masih dalam pantauan tim medis.

"Besarnya jumlah ODP ini tidak terlepas dari banyaknya pemudik yang masuk ke Cianjur. Para pemudik ini kebanyakan berasal dari zona merah seperti Jakarta dan wilayah sekitarnya,” kata Yusman.

Baca juga: Pengakuan Sopir Travel Menurunkan Pemudik yang Sesak Napas di Jalan

Sejauh ini, sudah 8 orang yang meninggal dunia di tengah pandemi corona di Kabupaten Cianjur.

Rinciannya, 7 orang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) dan 1 orang berstatus ODP.

“Sedangkan untuk kasus positif Covid-19 terkonfirmasi satu orang perempuan berusia 26 tahun. Pasien meninggal dunia dan jenazahnya telah dikebumikan di kampung halamannya di Cijati, Cianjur,” ujar Yusman.

Baca juga: RS Khusus Covid-19 Pulau Galang Menolak Pasien Corona, Ini Penjelasannya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Jadi Korban Arisan dan Investasi Fiktif Beromzet Rp 200 Juta, Ibu-ibu Laporkan Istri Polisi

Diduga Jadi Korban Arisan dan Investasi Fiktif Beromzet Rp 200 Juta, Ibu-ibu Laporkan Istri Polisi

Regional
Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X