Kabupaten Ini Jadi Satu-satunya Daerah di Jatim Berstatus Zona Hijau

Kompas.com - 27/04/2020, 04:00 WIB
Dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, hanya Kabupaten Sampang masih berstatus zona hijau. Adapun 28 kabupaten dan 9 kota lainnya, masuk ke dalam zona merah dan zona kuning Covid-19. Tangkapan layarDari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, hanya Kabupaten Sampang masih berstatus zona hijau. Adapun 28 kabupaten dan 9 kota lainnya, masuk ke dalam zona merah dan zona kuning Covid-19.

KOMPAS.com - Dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, hanya Kabupaten Sampang yang masih berstatus zona hijau.

Adapun 28 kabupaten dan 9 kota lainnya masuk dalam zona merah dan zona kuning Covid-19.

Daerah berstatus zona kuning, yaitu Kota Mojokerto, Kota Madiun, dan Kabupaten Ngawi.

Baca juga: Rangkuman Pergub Jatim tentang PSBB di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo

Wilayah zona hijau merupakan wilayah yang hanya terdapat orang dengan pemantauan (ODP), sedangkan zona kuning terdapat pasien dalam pengawasan (PDP). 

Sementara zona merah merupakan daerah terpapar Covid-19.

Mengutip data dari http://infocovid19.jatimprov.go.id/, ODP di Kabupeten Sampang berjumlah 372 orang hingga Minggu (26/4/2020) siang.

Masih mengutip sumber yang sama, total kasus Covid-19 di Jatim hingga Minggu berjumlah 785 kasus.

Dari jumlah kasus positif, 140 pasien sembuh, pasien dirawat berjumlah 557 orang, dan pasien meninggal berjumlah 88 orang.

Adapun PDP berjumlah 2.681 orang dan ODP berjumlah 18.350 orang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mengimbau masyarakat agar tetap tenang dengan tetap mematuhi aturan-aturan yang sudah ditetapkan.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertular Rekan Kerja, 11 Tenaga Kesehatan di Madiun Positif Covid-19

Tertular Rekan Kerja, 11 Tenaga Kesehatan di Madiun Positif Covid-19

Regional
Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Ketua Umum PP Muhammadiyah: Keselamatan Masyarakat Jauh Lebih Utama

Regional
Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Anak Bungsu Wali Kota Jambi Meninggal Dunia

Regional
Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Wali Kota Pontianak: Istri Saya Positif Covid-19 Tanpa Gejala dan Diisolasi di Rumah

Regional
Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ganjar: Berbahaya

Regional
Video Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Video Viral Pengunjung Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Panggil 15 Pengelola Angkringan

Regional
Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Desakan Penundaan Pilkada 2020, Wali Kota Solo: Kewenangan KPU

Regional
Kecelakaan Usai Beraksi, Begal Ini Ditangkap karena Ponsel Korban

Kecelakaan Usai Beraksi, Begal Ini Ditangkap karena Ponsel Korban

Regional
Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Kafan yang Dicuri dari Makam Seorang Wanita Ditemukan Bersamaan dengan Sebuah Boneka

Regional
Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siaga

Madrasah Diobrak-abrik Geng Motor, Warga Kota Tasikmalaya Siaga

Regional
2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

2 Komisioner KPU Muratara dan 6 Staf Positif Covid-19

Regional
Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Kronologi Pria Diduga Gangguan Jiwa Bacok Warga hingga Tewas, Pelaku Masih Berkeliaran

Regional
Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor

Regional
Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Dinkes Riau: Mayoritas Pasien Corona yang Meninggal Punya Diabetes

Regional
Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Diejek karena Jadi Buruh Sawit, Pria Ini Bunuh Temannya dengan Parang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X