Pria Gangguan Jiwa Dikeroyok Warga, 3 Pelakunya di Bawah Umur

Kompas.com - 26/04/2020, 06:10 WIB
Ilustrasi PIXABAY.comIlustrasi

KOMPAS.com- Seorang pria yang mengalami gangguan jiwa berinisial JH (47) dikeroyok oleh warga di Desa Cikalan, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jumat (24/4/2020) dini hari.

Diduga warga mengira JH adalah penjahat. Sebelumnya warga sempat bertanya pada JH namun JH justru berlari.

Baca juga: Kronologi Lengkap Pengeroyokan Anak Wakil Ketua DPRD oleh 10 Pemuda

Kronologi

Ilustrasi perkelahian Ilustrasi perkelahian
Kasat Reskrim Polres Boyolali Iptu AM Tohari menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (24/4/2020 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Waktu itu korban sedang berkeliling kampung.

Tindakan JH rupanya mendatangkan kecurigaan warga sekitar, terutama warga yang tengah melaksanakan ronda malam.

"Kemungkinan warga curiga mengingat situasi lagi kayak gini," kata Tohari.

Baca juga: Geng Motor Keroyok Pemuda hingga Tewas, Motifnya Asmara

Ilustrasi perkelahian Ilustrasi perkelahian

Ditanyai, lari dan dikeroyok

Warga yang curiga kemudian mendatangi JH dan menanyakan tujuan JH.

Tohari mengemukakan, ketika hendak ditanya baik-baik, JH malah berlari.

Warga pun mengejar dan mengeroyok JH.

"Di Boyolali ini setiap gang kan banyak yang jaga. Jadi pas dia berkeliaran, dia ditanya lari akhirnya dikejar dan dimassa warga situ," tutur dia.

Baca juga: Polisi Tangkap 4 Remaja yang Rampok dan Keroyok Pemulung di Depok hingga Tewas

Dibawa ke rumah sakit

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Polsek Boyolali yang tengah berpatroli mendapatkan laporan dari warga.

Polisi pun menuju ke lokasi dan menemukan JH dalam keadaan tak sadarkan diri.

"Tapi para pengeroyok itu sudah tidak ada, tinggal warga itu (JH) yang terkapar, akhirnya dibawa ke rumah sakit oleh anggota Polsek," tutur dia.

Baca juga: Serempatan Motor, Kakak Beradik di Purbalingga Keroyok Polisi

 

Ilustrasi borgol.SHUTTERSTOCK Ilustrasi borgol.
Pelaku ditangkap

Usai kejadian pengeroyokan itu, aparat Polsek Boyolali menangkap 9 tersangka pengeroyokan.

Ironisnya, 3 orang di antaranya masih di bawah umur.

Mereka masih duduk di bangku SMP dan SMA.

"Yang 6 orang kami tahan dan 3 orang karena masih di bawah umur kami serahkan ke orangtua," tutur dia.

Tohari berharap, dengan adanya kejadian ini, warga dapat mengambil pelajaran dan tak tergesa-gesa mengambil tindakan.

"Ini buat pelajaran ke warga Boyolali juga, jangan terlalu berlebihan kalau jaga jangan bawa senjata tajam," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Kronologi Pria yang Alami Gangguan Jiwa Dikeroyok Warga di Boyolali, Kabur saat Ditanya Baik-baik



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Realisasi Vaksinasi di Brebes Masih Rendah, Kadinkes: Besok Kita Eksekusi

Angka Realisasi Vaksinasi di Brebes Masih Rendah, Kadinkes: Besok Kita Eksekusi

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov NTT Bantu Tracing 10.000 Warga Kota Kupang

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov NTT Bantu Tracing 10.000 Warga Kota Kupang

Regional
Danrem 162/WB dan Kadinkes Mataram Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Danrem 162/WB dan Kadinkes Mataram Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Regional
Vaksinasi Baru Jalan 0,13 Persen, Kabupaten Brebes Diminta Kejar Target

Vaksinasi Baru Jalan 0,13 Persen, Kabupaten Brebes Diminta Kejar Target

Regional
Hujan-hujanan di Dekat Telaga, 3 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Hujan-hujanan di Dekat Telaga, 3 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Regional
Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi

Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi

Regional
Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Regional
Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Regional
Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Regional
6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

Regional
Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Regional
Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Regional
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Regional
Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Regional
Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X