630 Desa di Jawa Tengah Siapkan Tempat Karantina Pemudik

Kompas.com - 25/04/2020, 22:39 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo melalui siaran pers virtual, Sabtu (25/4/2020). KOMPAS.com/dinkes jatengKepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo melalui siaran pers virtual, Sabtu (25/4/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Jawa Tengah menyebut ada sekitar 630 desa telah mempersiapkan tempat karantina mandiri.

Tempat karantina tersebut diberlakukan bagi para pemudik yang pulang ke kampung halaman.

Desa-desa tersebut tersebar di 35 kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah.
Baca juga: Desa di Banyumas Siapkan Tempat Karantina Mandiri Bagi Warga yang Nekat Mudik

"Ada sekitar 630-an desa yang sudah menyiapkan tempat karantina. Mereka sudah siap untuk melakukan karantina itu. Tentunya dengan dukungan dan partisipasi dari masyarakat," kata Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo melalui siaran pers virtual, Sabtu (25/4/2020).

Yulianto menjelaskan, proses pemantauan kesehatan bagi para pemudik akan dilakukan oleh tim kesehatan di tingkat desa.

"Pemantauannya itu dilakukan oleh bidan desa, kader kesehatan, pendamping desa, Linmas, PKK dan yang lainnya. Partisipasi di tingkat desa memang sangat banyak," jelasnya.

Baca juga: Sebanyak 54 Guru dan Karyawan SMA N 10 Yogya Jalani Karantina Mandiri

Selain itu, lanjut dia penerapan program Jogo Tonggo di setiap desa dapat membantu memberdayakan masyarakat baik dari sisi ekonomi, sosial maupun kesehatan.

"Jogo Tonggo ini adalah pemberdayaan masyarakat yang bagus sekali. Maka partisipasi masyarakat desa sangatlah perlu kita gali karena menjadi modal yang sangat kuat dalam pelaksanaan PSBB," ujarnya.

Menurutnya, tanpa membangun basis masyarakat yang kuat di tingkat desa, maka PSBB akan sulit sekali diterapkan. Bahkan hanya menjadi slogan belaka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Regional
7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

Regional
Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Regional
Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Regional
Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Regional
Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Regional
Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Regional
8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Regional
Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Regional
Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Regional
Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X