Kompas.com - 25/04/2020, 12:19 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

KUPANG, KOMPAS.com - YM (41), warga Desa Taebone, Kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), nekat membacok empat orang dengan menggunakan sebilah parang hingga kritis.

Empat orang yang menjadi korban pembacokan itu yakni FS (39), KS (36) ES (33) dan AN (37).

"Kejadiannya kemarin. Mereka ini, antara pelaku dan korban masih berkeluarga dan tinggal bertetangga dalam satu desa," ungkap Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Jamari, saat diwawancarai Kompas.com, melalui sambungan telepon, Sabtu (25/4/2020).

Pelaku YM, lanjut Jamari, merupakan ipar dari korban FS.

Baca juga: Dendam, Motif Pria Ini Bacok Selingkuhan Istrinya 27 Kali

"Penyebab pembacokan ini, karena YM tak terima saat ditegur oleh para korban, lantaran telah menganiaya korban FS yang juga adalah iparnya sendiri," kata Jamari.

Kejadian itu, kata Jamari, bermula ketika para korban mendapat aduan dari FS, kalau telah dianiaya oleh YM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Empat korban bersama dua orang keluarga lainnya OS dan MS, lantas mendatangi rumah YeM (66) yang merupakan orangtua kandung YM, untuk menanyakan hal itu.

Saat yang bersamaan, korban KS menuju ke rumah ketua RT yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah YeM, untuk melaporkan dugaan penganiayaan tersebut.

"Para korban sempat bertengkar dengan YeM, sedangkan pelaku YM saat itu sedang berada di kebunnya," ungkap Jamari.

YM yang baru pulang dari kebun dan sedang memegang sebilah parang, diberondong pertanyaan dari para korban.

Tanpa banyak bicara, YM lalu mengayunkan parang ke AN hingga mengenai bagian kepala.

YM lalu menyerang korban ES juga di bagian kepala sehingga keduanya jatuh tersungkur dengan luka di kepala.

Melihat dua korban telah terluka parah, korban FS kemudian mengambil batu dan hendak menyerang YM.

Namun, YM langsung menebas tangan FS hingga dia terjatuh. Tak berhenti sampai di situ, YM kembali membacok kepala dan tubuh FS berulang kali.

Melihat hal tersebut, saksi OS kemudian berlari keluar dari halaman rumah pelaku dan meminta pertolongan kepada korban KS.

Baca juga: Begal Sadis Bacok Warga yang Pulang dari Bank, Rampas Uang Rp 130 Juta

Namun, nahas bagi korban KS. Saat mendekat, dia malah dibacok di bagian kepala hingga terjatuh tak sadarkan diri.

Saat kejadian, tidak ada warga yang mendekat untuk melerai karena takut.

Tak berselang lama, polisi yang mendapat informasi dari warga, kemudian datang ke lokasi kejadian dan mengamankan pelaku.

"Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres untuk proses hukum selanjutnya. Sedangkan para korban, dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soe untuk dirawat, karena kondisi kritis," tutup dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.