Aplikasi pasarRakyat, Bantu Pedagang yang Omsetnya Turun Akibat Corona

Kompas.com - 24/04/2020, 23:37 WIB
Aplikasi pasarRayat. KOMPAS.COM/DOK. DISKOMINFO KENDAL KOMPAS.COM/DOK. DISKOMINFO KENDALAplikasi pasarRayat. KOMPAS.COM/DOK. DISKOMINFO KENDAL

KENDAL, KOMPAS.com- Pemerintah Kabupaten Kendal Jawa Tengah membuat aplikasi https/ pasarRakyat.kendalkab.go.id.

Aplikasi ini untuk membantu para pedagang yang omsetnya menurun karena wabah Covid-19.

Hal itu dikatakan oleh Bupati Kendal Mirna Anissa, Jumat (24/4/2020).

Mirna menjelaskan, banyak pedagang yang mengadu ke dirinya terkait turunnya pendapatan mereka. Untuk itu, dirinya berpikir untuk membuatkan aplikasi.

“Sekarang ini, kan banyak yang punya ponsel. Nah, nanti transaksinya menggunakan HP. Ini cara mudah belanja dari rumah,” ujarnya.

Baca juga: Kemenhan Larang Pegawainya Pakai Aplikasi Zoom, Tak Ada Jaminan Keamanan

Mirna, mengatakan untuk pedagang yang mau mendaftar untuk jualan di aplikasi pasarRakyat, tidak dipungut biaya alias gratis.

Ia berharap aplikasi ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, khususnya para pedagang, tukang ojek, dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kendal,  Wiwit Andariyono menambahkan, aplikasi pasarRakyat sudah jadi dan tinggal penyempurnaan.

Baca juga: Aplikasi FightCovid.id Butuh Dukungan untuk Bisa Digunakan Secara Nasional

Nanti, pedagang tinggal mendaftar melalui telepon yang ada. Sistem transaksinya, kata Wiwid, langsung antara pedagang dan pembeli.

“Kan pedagang mencantumkan nomornya. Tinggal dihubungi dan melakukan transaksi,” ujarnya.

Menurut Wiwid, Pemkab Kendal hanya memfasilitasi dengan membuatkan aplikasi pasarRakyat saja. Untuk kualitas barang, merupakan tanggung jawab pedagang. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X