PSBB di Makassar, Warga yang Berkerumun Disemprot Air dari Mobil Pemadam

Kompas.com - 24/04/2020, 22:28 WIB
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar menyemprot kerumunan warga yang ngumpul di Warung Kopi (Warkop) Jl Barukang, Jumat (24/4/2020) malam. Pemkot MakassarPetugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar menyemprot kerumunan warga yang ngumpul di Warung Kopi (Warkop) Jl Barukang, Jumat (24/4/2020) malam.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Hari pertama penegakan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di Kota Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran menyemprotkan air berwarna ke arah kerumunan warga yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Makassar, Jumat (24/4/2020).

Kasubag Pemberitaan Humas Pemkot Makassar, Hamzah Bakrie Muhammad mengatakan, Dinas Pemadam Kebakaran dikawal personel gabungan dari Satpol PP, TNI-Polri berpatroli terus dan melakukan penyemprotan ke arah kerumunan warga.

“Sore, banyak warga yang duduk-duduk santai di sepanjang Pantai Losari disemprot menggunakan armada pemadam kebakaran. Air dalam tangki mobil telah dicampur cairan berwarna, jadi ada tanda bagi orang yang terkena semprotan,” katanya.

Baca juga: Berkerumun Saat PSBB Makassar Disebut Ikut Sebarkan Covid-19 dan Bisa Dipidana

Penegakan PSBB di Kota Makassar, lanjut Hamzah, terus berlanjut hingga malam hari.

Tim PSBB di lapangan terus berpatroli hingga ke Jl Barukang, Makassar.

Di lokasi tersebut, banyak warung kopi yang buka hingga malam hari.

“Jadi petugas langsung semprot masuk ke dalam warkop yang banyak pengunjungnya. Langsung mereka berhamburan. Ini akan terus dilakukan oleh petugas di lapangan dalam penegakan PSBB di Kota Makassar,” ujarnya.

Baca juga: Hari Pertama PSBB di Makassar, Toko Non-Sembako yang Buka Diam-diam Digerebek

Hamzah menambahkan, armada Pemadam Kebakaran akan melakukan penyemprotan dengan sasaran kerumunan warga, balapan liar, toko, warung dan warkop yang buka tidak sesuai ketentuan dan melanggar aturan PSBB. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

Regional
Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Regional
KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

Regional
Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Regional
Dinkes Salatiga Sebut Penambahan Kasus Covid-19 karena Gencar Tracing Kontak

Dinkes Salatiga Sebut Penambahan Kasus Covid-19 karena Gencar Tracing Kontak

Regional
Kapolsek di Sulut Sampai Ikut Makamkan Pasien Reaktif Rapid Test yang Ditolak Warga

Kapolsek di Sulut Sampai Ikut Makamkan Pasien Reaktif Rapid Test yang Ditolak Warga

Regional
Warga Papua Nugini Diduga Dalang Kaburnya 14 Tahanan di Polresta Jayapura

Warga Papua Nugini Diduga Dalang Kaburnya 14 Tahanan di Polresta Jayapura

Regional
Ayah Patahkan Tangan Anak 2 Tahun, gara-gara Korban Rewel Ganggu Tidur

Ayah Patahkan Tangan Anak 2 Tahun, gara-gara Korban Rewel Ganggu Tidur

Regional
Plengsengan Jembatan Kedung Kandang Malang Ambrol, Anggota DPRD: Langganan Longsor

Plengsengan Jembatan Kedung Kandang Malang Ambrol, Anggota DPRD: Langganan Longsor

Regional
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ganjar Usul Libur Bersama Akhir Tahun Ditiadakan

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ganjar Usul Libur Bersama Akhir Tahun Ditiadakan

Regional
Kapal MV Tina Bermuatan Ribuan Kontainer Diisukan Tabrakan, Ternyata Kandas di Batam

Kapal MV Tina Bermuatan Ribuan Kontainer Diisukan Tabrakan, Ternyata Kandas di Batam

Regional
UMK 2021 Kabupaten Cianjur Tak Naik, Ini Alasan Pemkab

UMK 2021 Kabupaten Cianjur Tak Naik, Ini Alasan Pemkab

Regional
Dikunjungi Deputi IV KSP, Warga Rusunawa di Tegal Titip Surat untuk Jokowi

Dikunjungi Deputi IV KSP, Warga Rusunawa di Tegal Titip Surat untuk Jokowi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X