Pasien Corona di Kabupaten Bogor Bertambah, Terbanyak di Gunung Putri

Kompas.com - 24/04/2020, 22:25 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin usai melakukan pencegahan sejumlah kendaraan yang mengarah ke Puncak, Bogor, Sabtu (4/4/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade Yasin usai melakukan pencegahan sejumlah kendaraan yang mengarah ke Puncak, Bogor, Sabtu (4/4/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, melaporkan tambahan 4 pasien yang positif terjangkit virus corona atau Covid-19, Jumat (24/4/2020).

"Hari ini terkonfirmasi ada 4 tambahan kasus positif Covid-19," kata Bupati Bogor Ade Yasin melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat.

Adapun 4 orang tambahan yang terkonfirmasi positif yakni seorang perempuan berusia 39 tahun asal Kecamatan Kemang.

Kemudian, terdapat 3 laki-laki asal Kecamatan Gunung Putri.

Baca juga: Kabupaten Bogor Kekurangan Tenaga Medis, Pasien Dirujuk ke Jakarta

"Total kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bogor menjadi 99 orang. Sebanyak 9 orang di antaranya dinyatakan sembuh dan 6 orang meninggal dunia," ujar Ade.

Gunung Putri paling banyak

Ade menyebut bahwa tambahan tersebut mengonfirmasi bahwa wilayah Kecamatan Gunung Putri menjadi wilayah dengan jumlah pasien terbanyak.

Gunung Putri merupakan kecamatan yang termasuk dalam 17 zona merah rawan penularan corona di Kabupaten Bogor.

Saat ini terdapat 23 orang positif corona di Gunung Putri.

Nomor dua terbanyak adalah Kecamatan Cileungsi sebanyak 17 orang.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Sumedang Bertambah

Kemudian, Kecamatan Cibinong 16 orang dan Kecamatan Bojonggede 15 orang.

Kemudian, Kecamatan Ciampea dan Kemang masing-masing ada 4 orang.

Berikutnya Kecamatan Babakan Madang, Citeureup dan Gunung Sindur masing-masing 3 orang.

Selanjutnya, Kecamatan Tajurhalang, Ciomas dan Parung Panjang, masing-masing 2 orang.

Berikutnya, Kecamatan Ciseeng, Ciawi, Jonggol, Leuwisadeng dan Tamansari, masing-masing 1 orang pasien positif corona.

Baca juga: 4.309 Orang di Kota Bandung Telah Menjalani Rapid Test

Sementara itu, orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Bogor sebanyak 1.266 orang.

Rinciannya, 871 orang sudah selesai pemantauan atau sembuh. Kemudian, 389 orang masih dalam pemantauan.

Sedangkan, pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 821 orang.

Rinciannya, 457 orang dinyatakan sembuh, 17 orang meninggal dunia dan 347 orang masih dalam pengawasan tenaga medis.

Baca juga: Sebanyak 500 Mortir Ditemukan di Cirebon

"Kunci untuk menjinakkan virus ini dengan menjaga jarak, memakai masker dan berdiam diri di rumah. Jika itu tidak dilakukan, maka PSBB ini akan mubazir dan berkepanjangan. Jadi jaga kebersihan diri dan hindari keramaian," kata Ade.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X