Dua Orang Jadi Tersangka Buntut Pesta Miras yang Tewaskan 4 Orang

Kompas.com - 24/04/2020, 18:07 WIB
Kapolres Lamongan AKBP Harun (kiri) bersama Kasatreskrim Polres Lamongan AKP David Manurung, saat memeriksa barang bukti miras jenis arak yang diamankan. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKapolres Lamongan AKBP Harun (kiri) bersama Kasatreskrim Polres Lamongan AKP David Manurung, saat memeriksa barang bukti miras jenis arak yang diamankan.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Polisi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pesta miras oplosan di LA Mania Lamongan, Jawa Timur, yang menewaskan empat orang.

Dua tersangka itu berinisial MRP warga Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan dan NH warga Desa Jatirejo, Kecamatan Tikung, Lamongan.

Empat orang tersebut tewas usai sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soegiri.

Tiga orang meninggal dunia pada Jumat (17/4/2020) dan satu lainnya berselang satu hari kemudian.

Baca juga: Di Lamongan, 2 Hari Pesta Miras Oplosan, 4 Orang Tewas dan Salah Satunya Wanita

 

Sementara, MRP dan NH, merupakan penjual miras yang sempat dikonsumsi oleh para korban.

"Kami kemarin memang masih menunggu hasil lab keluar dulu. Sekarang akhirnya diketahui," ujar Kapolres Lamongan AKBP Harun, kepada awak media, Jumat (24/4/2020).

"Dari hasil lab, kandungan alkohol atau etanol-nya itu cuma 2 persen, metanol-nya yang 28 persen. Padahal, metanol itu biasanya ada pada cairan pembersih lantai, pembersih kaca, dan itu kalau diminum sangat berbahaya," ujar dia.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium, akhirnya juga diketahui bahwa cairan yang membuat empat orang tewas itu diduga kuat berasal dari minuman utama yang mereka minum pada saat pesta miras.

"Bukan karena campuran minuman, tapi minuman utama yang diminum oleh mereka yang tewas waktu itu. Karena kandungan metanolnya begitu besar," kata Harun.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Dampak Gempa M 5,9 Pangandaran, Puluhan Rumah di Tasik, Garut, hingga Ciamis Rusak

Regional
Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X