Pertama Kali Laboratorium BPOM Gorontalo Uji PCR Spesimen Covid-19

Kompas.com - 24/04/2020, 09:20 WIB
Seorang petugas Balai Pengawas dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo menjelaskan fungsi alat Polymerase Chain Reaction (PCR) yang akan digunakan untuk menguji spesimen virus Covid-19 , KOMPAS.COM/HARIS HUMAS PEMPROV GTOSeorang petugas Balai Pengawas dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo menjelaskan fungsi alat Polymerase Chain Reaction (PCR) yang akan digunakan untuk menguji spesimen virus Covid-19 ,

GORONTALO, KOMPAS.com - Provinsi Gorontalo pertama kali menguji Polymerase chain reaction (PCR) spesimen Orang Dalam Pemantuan ( ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan ( PDP).

Pengujian ini dilakukan di laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM) Gorontalo dengan jumlah 56 sampel.

Pengujian ini dilakukan setelah reagen kit sebagai salah satu instrumen pengujian yang telah diterima Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Sebanyak 56 sampel yang akan diuji perdana rinciannya 14 sampel pasien yang dikarantina di asrama haji, sisanya dari Kabupaten Gorontalo dan pasien yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Aloei Saboe,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Triyanto Bialangi, Kamis (23/4/2020).

Baca juga: Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Gorontalo Bertambah Jadi 12 Orang

Pengujian sampel swab mandiri di Gorontalo menjadi kabar gembira dalam upaya pencegahan dan penanganan virus corona.

Sebelumnya, pemerintah daerah masih mengirim sampel ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar untuk memastikan apakah pasien positif atau negatif tertular virus corona.

Pengujian sampel swab mandiri memangkas waktu pengiriman hingga mengetahui hasil.

Baca juga: Gorontalo Siap Uji PCR Spesimen Covid-19 secara Mandiri

Selama ini pengiriman hingga hasil butuh waktu berhari-hari, maka sekarang hanya butuh empat jam saja.

Data jumlah pasien positif corona di Gorontalo saat ini mencapai 12 orang, di mana 1 orang meninggal dunia.

Pasien Covid-19 rata-rata tidak memiliki gejala dan tetap dirawat di RS Aloei Saboe.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Setelah Terombang-ambing 12 Jam di Tengah Laut, 4 Nelayan Berhasil Diselamatkan, Ini Faktanya

Regional
AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

Regional
15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X