Kompas.com - 24/04/2020, 06:43 WIB
Luka sayatan Ika Musriati PRT yang menjadi korban pengaiayaan terhadap majikan saat ditemui di kediamannya Mlatiharjo Timur, Semarang, Selasa (21/4/2020). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIALuka sayatan Ika Musriati PRT yang menjadi korban pengaiayaan terhadap majikan saat ditemui di kediamannya Mlatiharjo Timur, Semarang, Selasa (21/4/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com - Proses penanganan kasus penganiayaan terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) Ika Masriati (20) warga Mlatiharjo Timur, Citarum, Semarang, Jawa Tengah, terus berlanjut.

Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat Iptu Dona Priyadi menegaskan, penanganan kasus penganiayaan ART saat ini masuk ke tahap penyidikan.

"Proses penyidikan masih terus dilakukan. Korban didampingi dari pihak PPT (Pusat Pelayanan Terpadu) dan Seruni (Lembaga Pendamping) telah memberikan keterangan terkait kasus tersebut," ujar Dona saat ditemui Kompas.com di kantornya, Kamis (23/4/2020).

Dia menjelaskan, proses penanganan kasus penganiayaan selama ini telah melewati beberapa tahapan termasuk mengumpulkan alat bukti dan keterangan resmi korban untuk memperkuat proses penyidikan.

Sebelumnya, petugas tak bisa mendapatkan keterangan dari Ika Masriati karena saat itu kondisinya kesulitan bicara akibat pita suara yang rusak.

Baca juga: Pengakuan ART yang Disiksa Majikan, Trauma Lihat Air Putih dan Dipaksa Makan 50 Cabai

Pihaknya harus menunggu proses penyembuhan korban usai menjalani proses operasi.

Selain itu juga harus memastikan kondisi psikologis korban benar-benar pulih setelah melalui proses pendampingan.

Selanjutnya, setelah kondisi korban berangsur membaik dan sudah bisa diajak bicara, pihaknya baru bisa melanjutkan pemeriksaan kepada korban untuk keterangan lebih lanjut.

"Kita menunggu masa penyembuhan dari korban yang tidak bisa bicara. Baru setelah pita suaranya sembuh, proses dilanjutkan ke pemeriksaan saksi dan memperkuat penyidikan dengan alat bukti seperti visum dan hasil tes psikologi. Semua bukti sudah kita terima. Kemudian kita lakukan penyidikan," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Barat Kompol Iman Sudiyantoro menjelaskan, kejadian berawal saat pihaknya mendapati laporan dari majikan korban atas tuduhan pencurian handphone pada bulan Desember.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X