Bebas karena Dapat Asimilasi, Pria di Makassar Malah Jadi Begal Ponsel

Kompas.com - 23/04/2020, 18:47 WIB
Ilustrasi tersangka ditahan. SHUTTERSTOCKIlustrasi tersangka ditahan.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua remaja di Makassar berinisial MK (17) dan AS (17) ditangkap polisi usai membegal ponsel seorang warga yang berada di salah satu jalan di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Senin (20/4/2020) lalu.

Panit 2 Reskrim Polsek Tamalanrea Ipda Muhammad Iqbal Kosman mengatakan keduanya ditangkap pada Selasa (21/4/2020) di dua tempat berbeda.

AS merupakan narapidana kasus pencurian dengan kekerasan yang bebas bersyarat karena mendapat asimilasi akibat wabah Covid-19 pada 1 April 2020.

Baca juga: Nestapa Ibu Pemulung di Makassar, Tak Dapat Bansos Jelang PSBB

AS ditangkap di Jalan Azalea, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

"MK berperan sebagai joki pada saat melakukan pencurian tersebut sementara AS berperan sebagai eksekutor yang mengambil ponsel korban," kata Iqbal.

Diceritakan Iqbal, kedua remaja tersebut menggunakan busur panah rakitan untuk mengancam korban serta warga yang mengejar aksinya.

Usai berhasil melarikan diri, keduanya lalu melepaskan stiker yang terpasang di sepeda motor  yang digunakan dan kembali memasang pelat motornya.

"Tujuannya agar sepeda motor yang digunakan tidak dikenali korban," kata Iqbal.

Baca juga: Pegawai Kelurahan di Makassar Meninggal Mendadak Usai Bangun Posko Covid-19

Kini kedua remaja tersebut bersama barang bukti berupa ponsel, motor, serta senjata tajam milik pelaku telah diamankan di Polsek Tamalanrea.

Pengungkapan kasus ini bermula ketika polisi menangkap MK di depan warung bakso bersama dengan ponsel curiannya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X