Hari Pertama PSBB Kota Tegal, Warga Tak Pakai Masker hingga Terobos Beton MCB

Kompas.com - 23/04/2020, 17:10 WIB
Sejumlah pengendara menerobos blokade beton di posko check point Jalan Jendral Sudirman yang sepi tanpa petugas di hari pertama PSBB di Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (23/4/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiSejumlah pengendara menerobos blokade beton di posko check point Jalan Jendral Sudirman yang sepi tanpa petugas di hari pertama PSBB di Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (23/4/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Sebagian warga belum mengindahkan pelaksanaan hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (24/4/2020).

Pantauan Kompas.com, nampak pengendara sepeda motor berboncengan tanpa menggunakan masker, hingga kapasitas kendaraan roda empat lebih dari 50 persen baik mobil pribadi maupun angkutan kota.

Bahkan terdapat pengendara nekat menerobos blokade beton MCB dan water barrier yang sudah dipasang petugas di Jalan Sultan Agung Tegal.

Beberapa warung juga masih melayani makan di tempat, hingga driver ojek online yang mangkal berkerumun lebih dari lima orang.

Baca juga: Di Hadapan Petugas Gabungan PSBB, Wali Kota Tegal: Jangan Main-main, Ini Panggilan Jiwa

Sejumlah pertokoan di luar kebutuhan dasar hidup juga masih nampak buka.

Seperti toko baju, bengkel, asesoris, counter pulsa dan handphone, tempat jajanan.

Sementara posko check point tampak sepi tanpa adanya petugas.

Padahal hari-hari sebelumnya, belasan petugas bersiaga selama 24 jam saat isolasi wilayah diterapkan Pemkot Tegal.

Petugas jaga hanya ada di Jalan Proklamasi, tepatnya di depan Kantor Dinas Kesehatan.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengaku, pihaknya masih menoleransi dan tak memberikan teguran kepada pelanggar di hari pertama penerapan PSBB.

Dedy mengaku akan memberikan sanksi tegas apabila warga tak mengindahkan aturan selama PSBB.

"Hari pertama jika ada yang tidak pakai masker, maka akan kita beri masker. Namun mulai hari kedua dan seterusnya, tidak pakai masker silakan putar balik dan pulang," kata Dedy, di Balai Kota Tegal.

Baca juga: Sanksi Bagi Pelanggar PSBB di Tegal, Teguran Lisan hingga Pengambilan Paksa Barang

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tegal menerapkan PSBB pada 23 April-6 Mei 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X