Beraksi di Tengah Pandemi, 2 Begal di Bandung Ditembak dan 1 Tewas

Kompas.com - 23/04/2020, 10:33 WIB
Ilustrasi begal ThinkstockIlustrasi begal

BANDUNG, KOMPAS.com - Satreskrim Polrestabes Bandung menembak dua pelaku begal kambuhan di Kota Bandung, satu di antaranya tewas setelah timah panas menembus dada kanan pelaku.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pelaku yang tewas ini diketahui berinisial AJ.

"Dia melarikan diri, sehingga oleh petugas dilakukan tindakan tegas terukur kepada tersangka sehingga meninggal di tempat dan kita bawa ke rumah sakit," kata Ulung di Rumah Sakit Polri Sartika Asih Bandung, Kamis (23/5/2020).

Baca juga: Begal Sadis Bacok Warga yang Pulang dari Bank, Rampas Uang Rp 130 Juta

Dijelaskan, polisi meringkus pelaku begal ini di kawasan Bandung Selatan, pada Kamis dini hari tadi.

"AJ ini pelaku curas kambuhan dan sering melakukan aksi kejadian seperti begal dan jambret di Kota Bandung ini," kata Ulung.

Polisi juga menyarangkan timah panas di kedua kaki rekan AJ, yakni Asep yang juga mencoba melarikan diri saat ditangkap di Jalan Derwati, Kota Bandung dini hari tadi.

Menurut Ulung, kedua pelaku begal ini terbilang sadis lantaran berbekal senjata tajam dan tak segan melukai kobannya ketika beraksi.

"Yang satunya ini kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucap Ulung.

Kedua pelaku residivis ini sebelumnya membegal seorang ibu rumah tangga di Jalan PH  H Mustofa, Surapati, Kota Bandung, Kamis 17 April 2020 lalu.

Korban yang baru pulang mengantarkan barang dagangannya itu dibegal, korban terluka setelah motornya ditendang.

Uang tunai Rp 1 juta dan sebuah ponsel raib dirampas pelaku.

"Pelaku ini sudah melakukan aksinya di 10 TKP," ujar Ulung.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti hasil rampasan, dan kendaraan yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya.

Saat ini, polisi masih memeriksa Asep guna kepentingan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.

Baca juga: Begal Tertangkap Setelah Berpapasan dengan Suami Korban

Jelang Ramadhan dan di tengah pembatasan sosial berskala besar ini, Ulung pun menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan yang meresahkan di Kota Bandung.

"Tidak akan kami berikan ruang bagi pelaku kejahatan, kami perintahkan kepada anggota untuk tembak di tempat bagi pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan," tegas ulung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X