Viral, Pemilik Toko Dijemput Paksa Tim Medis karena Tolak Isolasi usai dari Malaysia

Kompas.com - 23/04/2020, 10:26 WIB
Pria pemilik toko di Palembang yang baru pulang dari Malaysia langsung membuka toko hingga akhirnya dijemput oleh tim kesehatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Sumatera Selatan, Rabu (22/4/2020). HANDOUTPria pemilik toko di Palembang yang baru pulang dari Malaysia langsung membuka toko hingga akhirnya dijemput oleh tim kesehatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Sumatera Selatan, Rabu (22/4/2020).

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Rekaman video seorang pemilik toko yang berada di pasar 16 Ilir Palembang, Sumatera Selatan, menolak diisolasi menjadi viral setelah tersebar di berbagai pesan WhatsApp.

Dalam video tersebut, seorang pria nampak duduk santai di depan toko miliknya.

Baca juga: Viral Video Bapak Tutup Pagar Saat Anaknya Mudik karena Takut Corona, Ini Faktanya

 

Ia diketahui baru pulang dari Malaysia, namun tak melakukan isolasi mandiri sebagai mana instruksi protokol keamanan pencegahan Covid-19.

Gugus tugas yang mengetahui informasi tersebut langsung datang ke toko pria itu untuk memintanya melakukan isolasi. Akan tetapi, pria itu sempat menolak lantaran mengaku sehat.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Yusri mengatakan, setelah dilakukan pendekatan, pria itu akhirnya menuruti standar protokol keamanan Covid-19 untuk dikarantina.

"Iya betul, kita akhirnya jemput paksa untuk karantina. Semestinya jika baru pulang bepergian dari luar negeri harus karantina mandiri 14 hari. Namun ada laporan jika pria ini langsung membuka toko," kata Yusri, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Hoaks Video Viral Kakek Positif Covid-19 Melawan Saat Dibawa Paksa, Ini Fakta Sebenarnya

Yusri pun meminta kepada masyarakat untuk mematuhi protokol penanganan Covid-19 sehingga pandemi ini cepat berangsur pulih.

"Masyarakat harus mengikuti aturan pemerintah untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona, salah satunya dengan menjalankan karantina mandiri jika pulang dari wilayah terjangkit," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalani 'Rapid Test' Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Jalani "Rapid Test" Wajib, 40 Anggota Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Reaktif Covid-19

Regional
Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Regional
Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Regional
Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Regional
Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Regional
Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Regional
Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Regional
Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Regional
Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Regional
Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Regional
Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Regional
Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Regional
Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Regional
Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X