Kompas.com - 23/04/2020, 09:23 WIB
Para WNA yang akan meninggalkan Papua melalui Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (23/4/2020) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIPara WNA yang akan meninggalkan Papua melalui Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (23/4/2020)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Sebanyak 47 warga negara asing (WNA) meninggalkan Papua melalui Babdara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Kamis (23/4/2020) pagi.

Sebelum diterbangkan dengan pesawar Air Asia yang dicarter, seluruh WNA terlebih dulu menjalani rapid test.

"Sebenarnya ada 48 WNA, namun satu WNA asal Amerika tidak jadi berangkat karena masih melakukan pelayanan keagamaan beberapa hari ke depan. Sehingga, hari ini hanya 47 WNA yang meninggalkan Papua," ujar Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, Suzana Wanggai.

Baca juga: UPDATE: 124 Kasus Positif Covid-19 di Papua

Suzana menyebut, ke-47 WNA berasal dari empat negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, Korea Selatan, dan Jepang.

Dari 47 WNA, 35 orang merupakan warga Amerika Serikat.

Selama berada di Papua, sebagian besar para WNA bekerja sebagai guru di wilayah pedalaman Papua, dan sebagian melakukan pelayanan keagamaan.

"Mereka (WNA) ini kan berada di Papua ada yang menjadi pelayanan keagamaan dan guru. Dan hari ini kebanyakan guru-guru yang mengabdi di pedalaman Papua," kata Suzana.

Kepulangan para WNA ada yang dikarenakan permintaan dari negaranya dan ada yang ditarik oleh organisasi tempat mereka bekerja.

Namun, Suzana menyatakan, ada beberapa WNA yang sebenarnya keberatan meninggalkan Papua karena mereka menganggap provinsi paling timur di Indonesia ini lebih aman dari pandemi virus corona dibanding di negaranya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X