Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/04/2020, 23:53 WIB

KULON PROGO, KOMPAS.com – Reserse Narkoba Polres Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menangkap seorang pemuda yang hari-hari bekerja sebagai tukang cat karena mengedarkan pil Yarindo.

Polisi menyita 4.000 butir pil bersimbol Y itu dari pemuda berinisial RTA (21) asal Tegalrejo, Yogyakarta, ini.

Polisi menangkap pelaku di rumahnya pada Kamis (16/4/2020) lalu. 

“Kami datangi ke Tegalrejo. Dari RTA ini didapat 4.000 butir Yarindo dalam 4 botol, 100 butir Yarindo (tidak dalam botol), dan uang tunai Rp 250.000,” kata Kepala Satreskoba Polres Kulon Progo, Ajun Komisaris Polisi, Purnomo, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Pengedar Obat Yarindo Tertangkap, Belasan Tindak Kejahatan Terungkap

Polisi mengembangkan informasi bahwa RTA beroperasi di daerah barat dari Yogyakarta dan Kulon Progo sebelah utara. Polisi mendapati nama RTA dan tempat tinggalnya ini. Ia akhirnya tertangkap di rumahnya.

Polisi menyita satu buah tas berisi 4.000 butir pil Yarindo, satu buah ponsel, dan uang tunai Rp 250.000 hasil keuntungan dari penjualan obat tersebut. 

RTA mengaku menjual obat-obatan itu via WhatsApp maupun SMS.

“Hanya (jual) ke teman-teman sekeliling saja,” katanya.

Ia mengaku obat berasal dari F,  orang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). RTA mengatakan, dirinya hanya dititipi untuk menjual pil seharga Rp 25 ribu per 10 butir. Ia mengaku mendapat untuk hanya  Rp 5 ribu. 

Ia nekat mengedarkan pil tersebut untuk tambahan penghasilan.

“Saya tukang cat,” katanya.

RTA pun lantas terjerat Pasal 196 dan 197 UU RI Nomor 26 Tahun 2009 tentang Kesehatan, juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun

Enam tersangka

Satreskoba Polres Kulon Progo sejatinya memberangus 6 pelaku peredaran narkoba sepanjang satu bulan ini. Total barang bukti hampir 6.000 butir obat. 

RTA merupakan salah satunya. Selain RTA, polisi meringkus RW dan MAS (24) yang ditangkap di Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih.

"Peredarannya melibatkan anak usia 16 tahun. Kami masih memeriksa sebagai saksi," kata Purnomo.

Baca juga: Seorang Suporter Sepak Bola Kedapatan Bawa 14.000 Butir Pil Yarindo

Polisi mendapati 1.852 butir pil dengan simbol Y dari aksi RW dan MAS. Pil sudah dikemas dalam 185 plastik klip kecil. Masing-masing plastik berisi 10 butir obat yang diduga Yarindo ini.

Polisi juga menangkap MA (24) di Sindutan, Temon. Polisi menyita handphone MA karena diyakini digunakan untuk mengedarkan pil.

Polisi mengamankan AWA (36) di Triharjo dan HP (26) di Wates.  Keduanya memiliki obat keras Aprazolam 1mg. Selain itu HP kedapatan menyimpan seperangkat bong dan pipet yang berkerak sabu-sabu.

Polisi menjerat RW, MAS dan MA dengan UU Kesehatan. Sementara AWA dan HP tersandung UU Psikotropika. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.