Eks Napi Asimilasi Baru 2 Hari Bebas, Kembali Tertangkap Mencuri Motor

Kompas.com - 22/04/2020, 13:13 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

 

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Ahmad Nur Kholidin, seorang narapidana yang baru saja bebas bersyarat atau asimilasi, kembali berurusan dengan pihak yang berwajib.

Hal ini terjadi setelah yang bersangkutan tertangkap tangan usai mencuri sepeda motor milik dibilangan jalan Peralatan Batu 7, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (13/4/2020) kemarin.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Firuddin mengatakan, tersangka diamankan setelah diketahui melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor Yamaha Jupiter Z milik warga Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur. 

Pencurian terjadi di bilangan jalan Peralatan Batu 7.

“Tidak saja berhasil ditangkap warga, bahkan tersangka nyaris babak belur dihajar massa yang mengetahui aksinya tersebut,” kata Firuddin melalui telepon, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Curi Sepeda Motor, Eks Napi yang Baru Bebas karena Asimilasi Ditangkap 

Dijelaskannya, kejadian ini bermula saat tersangka melihat sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam bernomor polisi (Nopol) BP 4419 BE milik korban yang terparkir di luar pagar tanpa dikunci stang.

Dari sanalah muncul niat tersangka untuk mengambil sepeda motor tersebut, apalagi diketahui pemilik sepeda motor sedang berada di dalam rumah.

"Saat aksinya dijalankan, pemilik sepeda motor sedang berada di dalam rumahnya," jelas Firuddin.

Baca juga: Tagih Utang Rp 500.000, Eks Napi Asimilasi Tewas Ditusuk Tetangga 

Firuddin menambahkan, tersangka keluar dari lapas pada tanggal 11 April, namun tanggal 13 Aprilnya pelaku kembali mencuri dan akhirnya mendekam di sel Polsek Tanjungpinang Timur.

Tidak saja tersangka, personil Polsek Tanjungpinang Timur juga berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor Yamaha Jupiter Z tersebut.

Dan akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP Jo Pasal 486 KUHP tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Sebelumnya, Ahmad Nur Kholidin dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun dan baru menjalankan masa hukumannya 6 bulan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X