Pembunuhan Berencana di Pinggir Jalan, Motifnya Asmara

Kompas.com - 21/04/2020, 22:01 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

PROBOLINGGO, KOMPAS.com – Sahabon (35), warga Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka senjata tajam di pinggir jalan desa setempat, Selasa ( 21/4/2020) sore.

Tubuh dan motornya ditemukan tergeletak di pinggir jalan.

Sempat terjadi kemacetan saat warga ingin melihat lebih dekat kejadian tersebut.

Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. 

Baca juga: Tak Terima Ditegur, 6 Pemuda Keroyok Seorang Pria hingga Tewas

Petugas kemudian membawa jenazah Sahabon ke RSUD dr Moh Saleh untuk diotopsi. Motor dan barang bukti lain juga dibawa polisi.

Agus, warga setempat mengatakan, awalnya ada pengendara yang melihat seorang laki-laki tergeletak di pinggir jalan. 

Setelah didekati, tampak dari tubuh pria itu mengeluarkan banyak darah.

“Tiba-tiba kami melihat ada orang dan sepeda motornya tergeletak di pinggir jalan, darahnya keluar. Yang bersangkutan diduga dibunuh,” kata Agus di lokasi kejadian.

Baca juga: Pemotor di Cimahi Tewas Terbawa Hanyut Air Bah Sejauh 200 Meter

Warga berinisiatif menutup tubuh korban dengan daun pisang.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya mengatakan, kejadian tersebut merupakan pembunuhan berencana.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menangkap seorang pelaku berinisial HM.

“Motif pembunuhannya berlatar belakang asmara. Sahabon bekerja sebagai petani. Itu dulu keterangan dari kami,” kata Ambariyadi kepada Kompas.com via pesan singkat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru: Saya Waktu Itu Lagi Enggak Hati

Pengakuan Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru: Saya Waktu Itu Lagi Enggak Hati

Regional
2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

Regional
Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X