Tambah Satu, Total 3 Pasien Positif Corona di Kota Tegal Meninggal

Kompas.com - 21/04/2020, 18:58 WIB
Petugas memeriksa suhu tubuh pengendara yang melintas di Pos Chek Point di Jalan Sultan Agung Kota Tegal, saat penerapan isolasi wilayah menjelang PSBB, Selasa (21/4/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiPetugas memeriksa suhu tubuh pengendara yang melintas di Pos Chek Point di Jalan Sultan Agung Kota Tegal, saat penerapan isolasi wilayah menjelang PSBB, Selasa (21/4/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Satu pasien positif corona kembali meninggal dunia saat tengah di rawat di RSI Harapan Anda Kota Tegal, Jawa Tengah, Selasa (21/4/2020)

Seorang pasien laki-laki bernama S (65) warga Desa Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal ini menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 15.00 WIB.

Wakil Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tegal Muhamad Jumadi mengemukakan, kondisi kesehatan pasien dalam tiga hari terakhir terus menurun.

"Keadaan pasien 3 hari terakhir kurang semangat, tidak nafsu makan. Kelihatannya ada masalah psikologis," kata Jumadi, melalui pesan singkat, Senin (21/4/2020).

Baca juga: Diterapkan Mulai 23 April, Ini Aturan Lengkap PSBB Kota Tegal

Jumadi mengemukakan, pasien sebelumnya tidak memiliki riwayat bepergian ke luar daerah. "Hanya banyak kontak dengan orang banyak. Hasil swab positif," ujar Jumadi.

Sebelumnya, dua pasien dalam pengawasan (PDP) juga meninggal dua orang pada Senin (20/4/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumadi mengemukakan, keduanya yang merupakan warga Kota Tegal sebelumnya dirawat di RSUD Kardinah dan RSI Harapan Anda.

Sebelum meninggal sempat menjalani pemeriksaan tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Pasien M sudah keluar, Senin malam hasilnya negatif. Untuk pasien F lak-laki belum keluar," kata Jumadi.

Pasien berinsisial M merupakan warga Kelurahan Kalinyamat, Tegal Selatan, Kota Tegal. Sementara pasien F warga Kelurahan Mangkukusuman, Tegal Timur.

Pasien M didiagnosis mengalami meningoensefalitis atau radang otak. Sedangkan pasien L gejalanya kesadaran menurun, lemas, dan didiagnosa mengalami kelumpuhan sebelah.

M sempat berstatus PDP karena mempunyai riwayat kontak dengan suaminya yang baru bepergian dari Jakarta.

Baca juga: PDP Kabur dari Rumah Sakit, Wawali Kota Tegal: Tolong Jangan Bikin Repot Semuanya

Sementara itu, data Dinas Kesehatan Kota Tegal hingga Selasa 21 April mencatat, kasus positif masih 7, sementara 3 di antaranya meninggal, 2 sembuh, dan 2 masih dirawat.

Pasien PDP yang meninggal dunia 7 orang, 14 masih dirawat, dan sisanya 38 pulang dari total 59 PDP. Sedangkan dari total 200 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 160 diantaranya selesai dipantau.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.