Klaster Ijtima Ulama Gowa Teridentifikasi, Gubernur NTB: Lebih Mudah Ditangani

Kompas.com - 21/04/2020, 16:43 WIB
Gubernur NTB Zulkieflimansyah KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMGubernur NTB Zulkieflimansyah

MATARAM, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansayah masyarakat tak khawatir dengan jumlah pasien positif virus corona baru atau Covid-19 yang tertular klaster Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan.

Zul mengatakan, klaster itu telah terindentifikasi oleh pemerintah.

"Mestinya kita tidak perlu terkejut karena klaster Alhamdulillah sudah teridentifikasi. Dan dengan sudah teridentifikasi lnsya Allah kita jadi lebih mudah menanganinya," kata Zul dalam akun instagram pribadinya, Selasa (21/4/2020).

Menurutnya, salah satu klaster yang banyak terkena virus corona adalah peserta kegiatan Jamaah Tablilgh di Gowa, Sulawesi Selatan.

Zul pernah berada di lingkungan Jamaah Tabligh. Berdasarkan pengalamannya, solidaritas antarjemaah sangat tinggi.

Baca juga: Lebih dari Setengah Kasus Positif Covid-19 di NTB Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Gowa

"Saya kebetulan pernah ikut aktivitas Jamaah Tabligh ini, sebuah komunitas yang luar biasa dan bekerja dengan penuh cinta dan keikhlasan," kata Zul.

Keakraban para anggota Jamaah Tabligh bisa berdampak buruk saat pandemi virus corona. Jika terdapat satu peserta yang terinfeksi virus corona, bisa menular kepada seluruh peserta karena sering bersalaman dan berkumpul di satu tempat.

Zul pun meminta masyarakat tak menyalahkan peserta Jamaah Tabligh.

Di sisi lain, Zul juga meminta peserta Jamaah Tabligh yang pernah berangkat ke Gowa, Sulawesi Selatan, terbuka dan menyadari virus corona baru bukan aib.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siapa Sangka, Hobi Steven Mengoleksi Tanaman Karnivora Mampu Hasilkan Cuan Jutaan Rupiah

Siapa Sangka, Hobi Steven Mengoleksi Tanaman Karnivora Mampu Hasilkan Cuan Jutaan Rupiah

Regional
Operasi Zebra, Polisi Bagikan Masker dan Boneka ke Pengguna Jalan, Tak Ada Sanksi Tilang

Operasi Zebra, Polisi Bagikan Masker dan Boneka ke Pengguna Jalan, Tak Ada Sanksi Tilang

Regional
Dirut Bank di Salatiga Bantah Uang Nasabah Rp 1 M Raib: Transaksi Dilakukan di Luar Kantor

Dirut Bank di Salatiga Bantah Uang Nasabah Rp 1 M Raib: Transaksi Dilakukan di Luar Kantor

Regional
3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

3 Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes

Regional
Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Ada 1,9 Juta Pemilih Milenial dan 3.989 Difabel di Pilkada Banten

Regional
Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Polisi Tangkap Siswi SMA yang Diduga Buang Bayinya di Depan Panti Asuhan

Regional
Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Cerita 11 Tahun Susuri Setapak di Hutan Belantara Kalimantan demi Mengajar...

Regional
Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Proses Hukum Pelaku Perusakan Mesin ATM BRI Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Regional
Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Tak Ada Kasus Covid-19 Baru di Mataram Selama 6 Hari, Gugus Tugas: Semoga Terus Bertahan

Regional
Jejak Perjalanan Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Jejak Perjalanan Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh, Berlayar dari Bangladesh dengan Tujuan Akhir Malaysia

Regional
Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Viral, Video Wisatawan Lompat dari Tebing Saat Gelombang Tinggi

Regional
Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Penahanan Warganet yang Ancam Bunuh Dokter dan Polisi Ditangguhkan, Ini Alasannya...

Regional
Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan 'Drive-Thru'

Masyarakat Boyolali Hanya Diizinkan Gelar Pernikahan "Drive-Thru"

Regional
Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Cegah Pernikahan Dini di Mataram, Paslon Selly-Manan Akan Buat Balai Mediasi di Kelurahan

Regional
Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Penjelasan Bank di Salatiga yang Dilaporkan karena Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X