Imbas Wabah Covid-19, 970 Perusahaan di Sulsel PHK dan Rumahkan 12.197 Karyawan

Kompas.com - 21/04/2020, 11:10 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Selatan mencatat, hingga Senin (20/4/2020), ada 970 perusahaan yang terkena dampak wabah virus corona.

Sejumlah perusahaan itu terpaksa merumahkan dan memutuskan hubungan kerja 12.197 karyawannya.

Dari angka tersebut, sebanyak 11.800 karyawan yang dirumahkan sementara 397 karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja ( PHK).

"Dari tota 11.800 karyawan yang dirumahkan, ada 5.230 yang tetap dibayarkan upahnya selebihnya dirumahkan tanpa menerima upah dan menunggu panggilan kerja kembali," kata Kadis Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Selatan, Darmawan Bintang, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Musim PHK, Perusahaan Ini Justru Akan Rekrut 50.000 Pekerja

Darmawan mengatakan, karyawan yang dirumahkan paling banyak berasal dari Kota Makassar dengan angka 7.893 pekerja, kemudian disusul Tana Toraja dengan 1.616 karyawan, lalu Sinjai dengan 839 karyawan.

Karyawan yang paling banyak di-PHK,  juga berasal dari Kota Makassar dengan angka 224 orang lalu disusul Gowa dan Palopo dengan masing-masing 65 dan 64 orang.

Untuk mengatasi tingginya angka pekerja yang menganggur tersebut, Darmawan mengungkapkan sudah ada 11 ribu pekerja diusulkan ke pusat agar bisa menerima kartu prakerja.

Darmawan juga mengatakan, saat pendaftaran kartu prakerja gelombang pertama, pihaknya juga membuka posko untuk membantu para karyawan mendaftar secara online.

"Telah kita lakukan salah satunya membuka posko untuk mengakomodasi atau membantu teman-teman pekerja terutama yang tidak mengetahui pengetahuan yang cukup terkait dengan IT," ujar Darmawan.

Baca juga: Pulang Kampung karena Di-PHK, Pemuda Ini Malah Diusir Warga, Dianggap Bawa Wabah Corona

Sampai saat ini, kata Darmawan, belum diketahui berapa pekerja asal Sulsel yang dinyatakan diterima untuk mengikuti pelatihan kartu prakerja.

Yang jelas, sambung Bintang, sudah ada sekitar 60 orang yang dinyatakan lulus hasil dari pendampingan yang dilakukan pihaknya saat mendaftar online.

"Jumlah yang pasti dari yang lulus karena 11 ribu sudah kita kirim ke pusat tidak dapat kami pantau karena hal itu langsung dijalankan oleh Kementrian (Koordinator) Perekonomian maupun Kemenaker (Kementerian Tenaga Kerja) yang langsung memberitahukan kepada para pekerja yang mendaftar," ucap Darmawan. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

Regional
1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

Regional
Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Regional
Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Regional
Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Regional
Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Regional
Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Regional
Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Regional
Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Regional
Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Regional
Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Regional
Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Regional
Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X